Powered by Blogger.

Orang Suka Komentar Pedas Politik di Social Media

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Thursday, November 8, 2012 | 11:01


Pernah merasa timeline Twitter dan Facebook Anda penuh dengan kebencian akan para tokoh politik? Mulai dari protes, kritik pedas, makian, hingga membuka semua kejelekan para politisi dan pejabat? Tenang, ternyata itu tidak saja terjadi di Indonesia, melainkan juga Amerika Serikat.
Sejak masa kampanye Pemilihan Presiden di Negeri Paman Sam itu, timeline social media di sana juga penuh dengan aneka caci maki pada sejumlah politisi, terutama para kandidat lawan. Hal serupa juga terjadi di Indonesia ketika Pilkada DKI belum lama ini.
Sebuah studi yang dirilis Pew Research Center menyatakan bahwa timeline di Twitter dan Facebook warga Amerika didominasi dengan informasi kampanye, hingga kritik pedas dan umpatan seputar Pilpres negara tersebut. Bahkan postingan negatif pun mulai banyak beredar. Baik Obama maupun Romney sama-sama memanen kritik tak menyenangkan. Semua terjadi sejak Agustus hingga bulan ini. Hingga Oktober kemarin, lebih dari 40% postingan di Twitter dan Facebook bernada negatif tentang masing-masing kandidat.
“Setiap minggu, Twitter mengulangi postingan buruk tentang masing-masing kandidat, melebihi yang terjadi di media mainstream,” demikian menurut studi tersebut.
Yang menarik, komentar di postingan Twitter dan Facebook, sama sekali tidak terpengaruh oleh ajang-ajang politik seperti konferensi atau debat. Hanya terjadi perubahan jumlah postingan saja yang menjadi jauh lebih banyak dari biasanya. Namun kritik pedas dan umpatan pada kedua kandidat tetap saja sama, tidak terpengaruh oleh jalannya debat.
Riset yang dilakukan Pew ini berbasis pada data sejumlah social media yang dihimpun oleh firma Crimson Hexagon.
Bagaimana di Indonesia? Sejauh ini belum ada analisa khusus mengenai  kondisi postingan di social media terhadap ajang politik. Yang jelas, semakin mendekati event politik seperti Pilkada atau Pemilu, komentar seputar politik juga tak kalah memanas. [Internet Sehat]

0 comments:

Post a Comment