Powered by Blogger.

Fika (Mupla) - Doa Kalbu

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Saturday, January 30, 2016 | 08:09

Sebuah Nasyid yang sangat menyentuh, kembali di-share buat Sahabat Mentari. Sebagai pengingat bahwa dalam setiap masalah kita mungkin lupa pada Allah SWT dan mengajak kita untuk kembali dan berdoa dengan sepenuh hati


Di malam penuh bintang
Di atas sajadah yang kubentang
Sedu sedan sendiri
Mengadu pada Yang Maha Kuasa
Betapa naif diriku ini hidup tanpa ingat pada-Mu
Urat nadi pun tahu aku hampa..

Di malam penuh bintang
Dibawah sinar bulan purnama
Ku pasrahkan semua
Keluh kesah yang aku rasa
Sesak dadaku
Menangis pilu
Saat ku urai dosa-dosaku..
Dihadapan-MU ku tiada artinya ...

Doa kalbu tak bisa aku bendung
Deras bak hujan di gunung sahara
Hatiku yang gersang ...
Terasa oleh tenteram ...

Hanya Engkau yang tahu siapa aku
Tetapkanlah seperti malam ini
Sucikan diriku selama-lamanya ...

DOA KALBUKU ...
08:09 | 0 comments | Read More

Sekjen Mualaf Center Indonesia: Saya Salah dan Islam yang Benar

Tak pernah menyangka sebelumnya, pemilik nama lengkap Hanny Kristianto ini adalah sosok yang sangat membenci Islam sebelum akhirnya memutuskan berikrar syahadat di Mojokerto pada 28 Februari 2013.

Butuh waktu sekitar tiga tahun untuk pria yang akrab disapa Hanny ini melakukan pencarian mengenai Islam. Meski demikian, kegetirannya terhadap Islam sudah berlangsung cukup lama. Proses pencarian Hanny tentang Islam bermula saat ia bekerja di Kalimantan sekitar tahun 2000.

Ada satu kalimat yang begitu mengusiknya. Yakni, kalimat "jangan mati sebelum masuk Islam", makna dari surah Ali Imran ayat ke-102.

Menurutnya, kalimat tersebut sangat tidak enak didengar. Karena, ia meyakini agama yang paling benar dan paling baik di antara semua agama hanyalah agama yang ia anut dahulu, yakni Kristen Kharismatik, aliran agama Kristen yang bercirikan dan menonjolkan karunia rohani atau gerakan roh.

Hanny mengaku, memeluk Islam murni karena proses belajar yang ia lakukan sendiri. Dengan membaca terjemahan Alquran, bertanya kepada teman Muslim dan ulama.

Namun, ia begitu yakin untuk memeluk Islam setelah membaca terjemahan Alquran dan menemukan bahwa hanya agama Islam yang Tuhannya tidak dapat dilihat dan digambarkan, demikian juga Nabinya.

"Karena, saya tidak gampang percaya dengan omongan orang," ujarnya.

Mencari Kesalahan dan Kelemahan Islam

Dalam proses pembelajaran tentang Islam, pria berdarah Tionghoa ini berusaha mencari kesalahan dan kelemahan Islam. Namun, rentetan kebencian dan persepsi negatifnya terhadap Islam selama ini malah terbantahkan dengan sendirinya selama proses "petualangan spiritualnya" itu.

Salah satu citra buruk Islam yang dilekatkan oleh sebagian orang adalah kisah Nabi Muhammad yang berpoligami dan suka berperang. "Ternyata, malah saya menemukan saya yang salah dan manusia lemah," ujar Hanny.

Ia justru menemukan bahwa Muhammad adalah manusia yang terbaik dalam lisan, akhlak, dan sikapnya. Sangat berbeda dari persepsi awalnya mengenai Sang Nabi pamungkas tersebut.

Dalam proses petualangannya mengkaji dan mendalami Islam itu pula, pria yang kini berusia 40 tahun tersebut mendapatkan fakta yang mengetuk relung hatinya, yaitu hanya Islam yang umatnya mampu menghafal seluruh kitab suci dan tidak ada kesalahan dalam Alquran.

Selain itu pula, hanya Islam yang memiliki tata cara ibadah yang khusyuk, tidak membedakan status sosial, jabatan, dan ilmu. Semua sama di hadapan Allah dan wajib beribadah.

Di samping itu, hanya dalam Islam ibadah sudah ditentukan tepat waktu dan teratur. Cuma Islam yang kitab sucinya diturunkan langsung kepada Nabi. Satu per satu temuan itulah yang semakin menguatkan keyakinannya untuk segera memeluk Islam.

Bersyahadat
Ketenangan Setelah berikrar syahadat, Hanny merasa hidup yang ia jalani seperti tanpa beban, penuh ketenangan, kebahagiaan hati, jiwa, dan pikiran. Ia mengaku belajar banyak dari Islam.

Salah satunya, yakni tidak ada harapan dan cita-cita yang lebih baik bagi seorang manusia daripada mendapat ridha Allah SWT, dicintai, disayangi, dan mendapat naungan di hari tiada perlindungan selain naungan-Nya.

Kini, Hanny mengaku terus belajar tentang Islam dengan beberapa ulama.

Seperti KH Zainuddin Husni di Pondok Pesantren Tarbiyatul Qulub, Uztaz Arifin Ilham, Ustaz Ali Hasan Bawazier, Ustaz Syarif Jafar Baraja, dan KH Said Amin di Samarinda. Dalam proses pembelajaran ini, satu hal yang ia pahami, yakni tidak perlu memaksa orang lain untuk berhijrah, satu kalimat, yaitu tuntun dan bukan tuntut. Sentuhlah hati mereka dengan bagusnya akhlakmu karena hidayah milik Allah semata.


Pergi Haji
Setelah dua tahun menjadi Muslim, Hanny memiliki kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji. Pria kelahiran Yogyakarta ini awalnya tidak pernah menyangka bahwa ia dapat menginjakkan kaki di Tanah Suci untuk berhaji. "Beberapa bulan lalu dihajikan oleh Bapak Jenderal Syekh Osama bin Suhaibi," katanya.

Dalam menjalankan ibadah haji, begitu banyak pengalaman spiritual yang ia rasakan. Ia sangat terkesan dan benar-benar merasakan kebenaran surah al-Hujurat ayat ke-13, "Sesungguhnya yang paling mulia di sisi Allah adalah siapa yang paling takwa," saat menjalankan prosesi haji.

Menurutnya, di Padang Arafah status sosial dan perbedaan hidup manusia akan hilang sehingga tidak dapat lagi membedakan siapa yang kaya, hartawan, rakyat biasa, raja, atau sebagainya. Semua sama dengan memakai pakaian selendang kain putih tanpa jahit.

Semua yang hadir di Tanah Suci menggambarkan perpaduan dan satu hati umat Islam. Dan, gambaran inilah yang semestinya diamalkan dalam kehidupan seharian umat Islam setelah berhaji.
Selain melihat Ka'bah secara langsung, ia juga memiliki kesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Madinah dan Makkah pada saat melaksanakan ibadah haji tahun lalu.

07:29 | 1 comments | Read More

Jangan Ngaku Cantik Kalau Belum Punya Pacar?

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Wednesday, January 27, 2016 | 16:49

Kenanga: “Jangan ngaku cantik kalau belum punya pacar.”
Dahlia: “Apa hubungannya kecantikan dan status kepemilikan pacar?”
Kenanga: “Hubungannya jelas ada. Lihatlah pemuda kebanyakan nyari pacar yang cantik. Contohnya berapa banyak yang bilang aku cantik, bahkan sampai detik ini aku sudah punya tiga mantan pacar. Nggak seperti kamu, sekali pun belum pacaran.”
Dahlia: “Kalau jumlah mantan jadi tolok ukur kecantikan, maka kita beda prinsip. Lagipula kita bukan piala bergilir, diperebutkan hanya untuk status kebanggaan sementara.”
Kenanga: “Banyak mantan itu menunjukkan derajat kita tinggi di mata lelaki. Bilang saja dirimu iri.”
Dahlia: “Derajat kita tinggi di mata lelaki, iya juga sih. Tapi lelaki mata keranjang, mau aja nampung barang bekas orang. Jangan bangga bisa gampang dapat pacar, tapi banggalah saat ada yang berani menikahimu.”
***

INI bukan zaman purbakala, di mana sistem barter diberlakukan. Jika menganut paham purbakala, saat dibarter dari satu pelukan ke pelukan yang lain itu dianggap kenormalan. Tapi kalau sekarang itu abnormal, bangga punya mantan itu menunjukkan pikiran kita memiliki kelainan.

Pikiran waras tidak akan mau dijadikan barang bekas. Kalau cerdas harusnya punya integritas. Jadi mantan itu menurunkan moralitas. Bagaimana bisa nyaman dijadikan komoditas, padahal status saja masih belum jelas.

Kita bukan piala bergilir. Harusnya kalau punya akal digunakan berpikir. Punya sekian mantan itu menunjukkan diri sebenar pandir. Jadi segeralah bertaubat sebelum dunia berakhir. Nikah itu sebenar cinta sejati yang sepenuh takdir.

Sumber: Islampos.com
16:49 | 1 comments | Read More

Mulai Tahun 2016 Unpad Gratiskan Biaya Kuliah Kedokteran, Syaratnya: Ikatan Dinas

Mulai penerimaan mahasiswa baru tahun 2016 ini, Universitas Padjadjaran akan menggratiskan biaya pendidikan mahasiswa baru program studi Sarjana Pendidikan Dokter dan Pendidikan Dokter Spesialis di Fakultas Kedokteran. Kebijakan ini diambil antara lain untuk memenuhi kebutuhan tenaga dokter dan dokter spesialis di berbagai daerah, khususnya di Jawa Barat.


Kiri ke kanan: Dekan Fakultas Kedokteran Unpad Dr. Yoni Fuadah Syukriani, dr., MSi., Sp.F., DFM, Rektor Unpad, Prof. Dr. med. Tri Hanggono Achmad, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Dr. Arry Bainus, MA., serta Direktur Pendidikan Unpad, Prof. Dr. Budi Setiabudiawan, dr., Sp.A-K., M.Kes. (Foto oleh: Dadan T.)*

“Kenyataannya, daerah-daerah itu memerlukan tenaga, jadi mereka siap untuk bisa memberikan biaya pendidikannya,” ujar Rektor Unpad, Prof. Dr. med. Tri Hanggono Achmad, saat menggelar jumpa pers di Ruang Executive Lounge Unpad, Jln. Dipati Ukur No. 35, Bandung, Senin (25/01).
Dalam jumpa pers tersebut, hadir Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Dr. Arry Bainus, M.A., Direktur Pendidikan Unpad, Prof. Dr. Budi Setiabudiawan, dr., Sp.A-K., M.Kes., Dekan Fakultas Kedokteran Unpad, Dr. Yoni Fuadah Syukriani, dr., MSi., Sp.F., DFM, serta Direktur Tata Kelola dan Komunikasi Publik Unpad, Dr. Soni A. Nulhaqim, S.Sos., M.Si.

Lebih lanjut Rektor mengatakan, kondisi ketersediaan tenaga dokter dan dokter spesialis di Jawa Barat tidak merata. Kebanyakan tenaga dokter dan dokter spesialis masih terpusat di kota besar. Menyadari hal tersebut, Unpad berkomitmen membantu mendistribusikan tenaga dokter dan dokter spesialis ke seluruh wilayah di Jawa Barat. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan ada pula permintaan dari daerah lainnya di Indonesia.

Pada tahun akademik 2016/2017 ini, FK Unpad akan menerima 250 calon mahasiswa dengan rincian 125 dari jalur SNMPTN dan 125 dari jalur SBMPTN. Seluruh mahasiswa yang diterima melalui dua jalur seleksi tersebut akan digratiskan biaya kuliahnya melalui beasiswa yang dikeluarkan pemerintah daerah dari 27 Kota/Kabupaten di Jawa Barat maupun beasiswa dari berbagai pihak, termasuk instansi swasta.

Meski gratis, ada syarat yang ditetapkan Unpad kepada mahasiswa Pendidikan Dokter dan Dokter Spesialis, yaitu ada perjanjian antara calon mahasiswa dengan Unpad. Isi perjanjian kurang lebih menyatakan, ketika lulus nanti para dokter yang kuliah gratis ini wajib mengabdi di wilayah/instansi yang ditentukan. Jika tidak, Rektor berkomitmen tidak akan mengeluarkan ijazahnya.

“Unpad ingin membangun sikap kesiapan mengabdi sungguh-sungguh kepada masyarakatnya bagi para lulusannya. Jika tidak bersedia memenuhi perjanjian itu, jangan pilih kuliah di Kedokteran Unpad. Ada banyak perguruan tinggi lain yang juga menyediakan pendidikan kedokteran,” tegas Rektor.

Dekan FK Unpad, Dr. Yoni Fuadah Syukriani, dr., M.Si., Sp.F., DFM., menilai program penggratisan biaya kuliah di FK Unpad ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang benar-benar mencintai masyarakat. “Ini adalah salah satu cara memfasilitasi mereka (mahasiswa) sehingga bisa bekerja dengan baik di masyarakat, dan karirnya bisa dibangun,” kata Yoni.*
16:12 | 0 comments | Read More

Tidak Peduli Dengan Mewabahnya Hubungan Sesama Jenis? Cek Keimanan Sahabat!!!

Per 1 Januari 2015, tercatat ada 17 negara yang Undang-undangnya telah melegalkan perkawinan sesama jenis. Dan akan menyusul belasan negara lain. Tren dukungan atas perkawinan sesama jenis terus bertambah.

Silahkan tanya ke politisi negeri ini, apakah mereka akan melegalkan perkawinan sesama jenis di Indonesia? Sekarang sih saya yakin jawabannya: TIDAK. Tapi 20-30 tahun lagi, tergantung situasinya. Jika itu membuat mereka terpilih, akan banyak politisi yang bersedia menyetujuinya. Saya tidak berlebihan. Itu rasional sekali. Silahkan cek di negara-negara lain. Tahun 1950, tidak ada satupun negara yang melegalkan perkawinan ini.

Tapi dunia berubah sangat cepat, kelompok pendukung kebebasan semakin besar, kelompok yang tidak peduli, I don't care semakin banyak karena sistem demokrasi mempercepat legalisasi perkawinan sesama jenis menjadi Sah, Atas nama kebebasan.

Semua Agama melarang perkawinan sesama jenis. Tapi Demokrasi tidak mengenal kitab suci. Kalian tahu, bahkan homo kelas berat, masih santai pergi ke Gereja, ke tempat-tempat ibadah. Mereka hanya mengenal suara terbanyak. Saya kasih contoh, Brazil pada Mei 2011 mereka melegalkan perkawinan sesama jenis. Apakah orang Brazil tidak beragama? 90% penduduk mereka beragama, lantas apakah tidak ada di sana yang keberatan dengan legalisasi ini? Jawabannya sederhana: mayoritas tutup mata. I don't care. Urus saja masing-masing. Saya tidak mau recok, kamu jangan rese. Yang sesama cowok mau ciuman di tempat umum pun, bodo amat. Toh, mereka tidak mengganggu saya.

Dulu, Brazil itu sangat religius. Lantas kenapa sekarang jadi berubah sekali? Bagaimana mungkin politisi mereka meloloskan UU itu? Apakah rakyatnya tidak keberatan. Itulah kemenangan besar paham kebebasan. Mereka masuk lewat tontonan, bacaan, menumpang lewat kehidupan glamor para pesohor. Masyarakat dibiasakan melihat sesuatu yang sebenarnya mengikis kehadiran agama.

Awalnya jengah, lama-lama terbiasa. Untuk kemudian apa salahnya? Di sisi lain, eksistensi agama dipertanyakan. Tuh lihat, toh yang beragama juga bejat. Tuh lihat, mereka juga menjijikkan. Fobia agama dibentuk secara sistematis, dimulai dari pemeluknya sendiri, untuk kemudian, Orang-orang dalam posisi gamang dan mulai mengangguk, benar juga. Orang-orang jadi malas mendengarkan nasehat Agama, buat apa? Urusa sajalah urusan masing2.

Rumus ini berlaku sama di seluruh dunia. Apapun agamanya. Bahkan termasuk dalam kasus, tidak ada agama di suatu tempat, hanya ada nilai-nilai luhur--yang pasti juga akan melarang pernikahan sesama jenis. Fasenya sama persis. Strateginya juga sama. Dekatkan mereka dengan materialisme dunia, jauhkan mereka dari nilai-nilai luhur. Gunakan teknologi untuk mempercepat prosesnya. Internet misalnya, itu efektif sekali menyebarkan berita, propaganda, dan sebagainya.

Apakah Indonesia juga akan begitu?
Silahkan tunggu 20-30 tahun lagi. Jika tidak ada yang membangun benteng2 pemahaman bagi generasi berikutnya, tidak ada yang membangun pertahanan tangguh, malah sibuk saling sikut berkuasa, sibuk berebut urusan dunia, sibuk dengan urusan duniawinya, 20-30 tahun lagi, kita akan menyaksikan pasangan cowok bermesraan di tempat2 umum. Tetangga sebelah rumah kita adalah pasangan sesama jenis, dan mereka dilindungi oleh UU, karena sudah dilegalkan. Ketika masa itu tiba, kalian bisa kembali mengeduk catatan ini.

Pedulilah, hidup ini bukan cuma urusan pribadi masing-masing. Hidup ini tentang saling menjaga, saling menasehati, saling meluruskan. Pedulilah, Kawan, ikut menyebarkan pemahaman baik, lindungi keluarga, teman, remaja, dan semua orang yang bisa kita beritahu agar menjauhi prilaku melanggar aturan agama, nilai2 kesusilaan.

Oleh Tere Liye
13:34 | 0 comments | Read More

1001 Penemuan: Kegemilangan Islam di Zaman Kegelapan

Sejarah benua Eropa menyebutkan bahwa setelah runtuhnya Romawi Kuno di sekitar abad ke-7, dunia telah memasuki Zaman Kegelapan. Zaman di mana kemajuan sains di Eropa Barat berangsur perlahan dan hampir terhenti. Namun sesungguhnya, di saat yang bersamaan, di belahan bumi yang lain, terdapat peradaban yang amat maju dan sangat berpengaruh bagi dunia kita hari ini. Ya, ia adalah peradaban Islam.

Ketika Islam mencapai masa keemasannya, kota Cordoba dan Granada di Spanyol merupakan pusat-pusat peradaban Islam yang sangat penting saat itu. Orang-orang Eropa Kristen, Katolik maupun Yahudi dari berbagai wilayah dan negara banyak belajar di perguruan-perguruan tinggi Islam di sana. Islam menjadi “guru” bagi orang Eropa. Di sini pula mereka dapat hidup dengan aman, penuh dengan kedamaian dan toleransi yang tinggi. Mereka mendapat kebebasan untuk berimajinasi dan ruang yang luas untuk mengekspresikan jiwa-jiwa seni dan sastra. Selama kurang lebih 10 abad, ada banyak sekali penemuan-penemuan hebat yang muncul dari tangan-tangan ilmuwan muslim dan tersebar di seluruh dunia. Penemuan-penemuan yang didasarkan pada pengetahuan Mesir Kuno, Yunani dan Romawi inilah yang justru pada akhirnya membantu membuka jalan bagi masyarakat abad Renaissance.

Ya, inilah kegemilangan Islam. Kegemilangan 1000 tahun lalu yang banyak mempengaruhi dunia kita hari ini. Kegemilangan yang belum banyak diketahui oleh semua orang dan akhirnya membuat kita gelap mata, menganggap bahwa bangsa Barat-lah yang telah mengecap kemajuan ilmiah pertama kali.

Ada banyak penemuan yang sangat berpengaruh hingga saat ini, di antaranya adalah jam gajah. Jam ini merupakan cikal bakal terciptanya jam yang banyak kita pakai saat ini. Ditemukan oleh seorang ilmuwan bernama Al-Jazari yang berasal dari Diyarbakir. Jam gajah ini mengombinasikan berbagai budaya dan teknologi mulai dari India, Mesir, Yunani, China dan Arab Saudi. Ini merupakan bentuk cerminan bahwa kegemilangan Islam telah banyak berpengaruh di dunia. Hingga saat ini, replika jam gajah dengan ukuran aslinya, yaitu 21 kaki berada di Dubai.

Kapal Laksamana Zheng He atau yang lebih dikenal dengan Laksamana Cheng Ho adalah kapal kayu terbesar yang pernah ada. Kapal yang dibuat di abad ke-15 ini memiliki ukuran 5 kali lipat lebih besar dari kapal Christopher Colombus. Dengan menggunakan kapal yang disebut-sebut sebagai “rumah terapung” atau “naga berenang” ini, Laksamana Cheng Ho telah melakukan lawatan ke berbagai negara di seluruh Asia, Timur Tengah dan Asia Timur selama 28 tahun.

Lain lagi dengan Merriam Al-Astrulabi. Ia adalah seorang astronom muslim wanita yang telah merancang dan membuat astrolobe pertama kali. Astrolobe merupakan instrumen global positioning yang menentukan posisi matahari dan planet-planet. Alat ini juga digunakan untuk mengetahui waktu dan sebagai navigasi dengan cara mencari lokasi berdasarkan garis lintang dan bujur. Bagi umat Islam, alat ini berfungsi untuk menentukan kiblat, waktu sholat dan awal Ramadhan serta Idul Fitri. Astrolobe ini tidak lain adalah bentuk awal dari sistem GPS yang kita kenal hari ini.

Teori operasi bedah dalam ilmu kedokteran pun ternyata telah ada sejak abad ke-10, bermula dari inovasi dan penemuan dari seorang dokter muslim, Al-Zahrawi yang berasal dari Cordoba, Spanyol. Ilmuwan yang dikenal di Barat sebagai “Albucasis” ini telah melakukan ratusan operasi bedah saat itu dan telah memperkenalkan lebih dari 200 alat bedah yang konsepnya banyak digunakan hari ini. Tidak hanya itu, barang yang sering kita temui di rumah semisal sikat gigi dan shampo pun adalah hasil pemikiran dari ilmuwan muslim, Al-Zahrawi.

Masih banyak lagi penemuan para ilmuwan muslim kita yang mewarnai dunia hari ini. Sebuah kesyukuran bahwa informasi seperti ini mulai banyak tersebar di berbagai media, mulai dari buku-buku bacaan, buku paket sekolah, artikel dan yang paling mutakhir adalah pameran.

Diprakarsai oleh sebuah lembaga non-profit, Foundation for Science, Technology and Civilisation (FSTC) Inggris, kini kita bisa mengetahui dan memahami kegemilangan yang dimaksud dengan lebih dekat dalam bentuk pameran. Pameran yang berjudul “1001 Inventions: Discover The Golden Age of Muslim Civilisation” ini telah diselenggarakan di UK sejak tahun 2006. Tidak hanya di UK, pameran yang dikonsep sangat interaktif ini juga sudah merambah kancah internasional. Di antaranya telah diselenggarakan di Abu Dhabi, Alexandria, Beijing, Doha, Los Angeles, New York dan Kedah, Malaysia.

Di tanggal 16 Januari 2016 lalu, atas inisiatif Presiden Youthcare, Mokhamad Kusnan, penulis dan Tim Youthcare yang berjumlah 30 orang berkesempatan mengunjungi pameran ini secara langsung di Museum Negeri Kedah, Malaysia. Pameran yang didukung langsung oleh Kementerian Pendidikan, Kementerian Pelancongan dan Kebudayaan serta Jabatan Kemajuan Islam Malaysia ini mendapat respon yang sangat baik dari warga Negeri Kedah dan 12 negeri bagian Malaysia lainnya. Menurut salah seorang panitia yang bernama Hidayu Ahmad, di liburan sekolah Januari lalu tercatat 50-100 orang setiap harinya berkunjung ke pameran ini.

Sebelum memasuki ruang pameran, peserta diajak untuk menyimak film The Library of Secrets, sebuah film pengantar singkat yang memperkenalkan tokoh-tokoh kegemilangan Islam. Pameran yang ditempatkan di lantai pertama Museum Negeri Kedah ini terbagi menjadi 5 zona, yaitu zona alam semesta, zona rumah sakit, zona dunia, zona sekolah dan zona teknologi. Setiap zona menampilkan berbagai penemuan yang terkait dengan tema zona masing-masing. Seperti pembahasan tentang rasional angka modern yang berada di zona sekolah dan juga pembahasan tentang rahasia kosmos yang berada di zona alam semesta.

Terdapat 60 jenis bahan pameran yang dapat dinikmati oleh segala usia. Ditambah lagi dengan adanya informasi yang disajikan secara menarik. Selain dengan membaca, kita juga bisa mendengar informasi itu melalui telepon genggam, seakan kita tengah belajar langsung dengan para ilmuwan muslim. Bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Melayu, bahasa Arab dan bahasa Inggris. Ada banyak juga permainan yang digunakan sebagai media pembelajaran agar kita lebih memahami informasi yang ada. Seperti game mencari 10 benda penemuan muslim di rumah kita, permainan mendiagnosa penyakit dan menentukan obatnya, game mencari gugusan bintang dan yang tidak bisa dilewatkan adalah Abbas bin Firnas game.

Selain itu, terdapat juga stand yang menjual berbagai merchandise 1001 Inventions, mulai dari jaket, botol minum, buku dan kaos dengan harga yang beragam. Uniknya, para panitia pun berpakaian layaknya para ilmuwan. Ada yang berperan sebagai Laksamana Cheng Ho, Al-Jazari dan lain-lain.
Pameran yang dilaksanakan di Kedah ini telah resmi dibuka sejak tanggal 3 November lalu dan akan terus berlanjut hingga bulan Maret 2016. Berdasarkan keterangan dari salah seorang panitia, setelah dari Negeri Kedah ini mereka akan menuju Negeri Pahang untuk menyelenggarakan pameran yang sama. Sangat disayangkan memang bahwa pameran ini belum ada di Indonesia, tapi kita tetap berharap suatu saat pameran ini bisa diselenggarakan di sini agar lebih banyak orang lagi yang memahami kegemilangan Islam.

Mokhamad Kusnan selaku Presiden Youthcare yang menjadi pimpinan rombongan saat itu, menyampaikan, “Keimanan itu bersumber dari pemahaman. Pemahaman bersumber dari pengetahuan. 1001 INVENTIONS Exhibition membuka mata selebar-lebarnya bahwa Islam rahmatan lil ‘alamin. Membuka dan membuat peradaban baru. Betapa peradaban dunia yang sekarang kita nikmati, bersumber dari Islam. Dan itu hanya bisa kita yakini saat langsung menyaksikan 1001 INVENTIONS Exhibition, 16 Januari 2016 lalu di Kedah, Malaysia.”

Ternyata Islam itu keren yaa! Di saat ilmuwan lain memasuki Zaman Kegelapan dan teknologi benar-benar merupakan hal baru, ternyata ilmuwan muslim kita mampu menghasilkan penemuan-penemuan yang luar biasa dan sangat berpengaruh hingga ratusan tahun selanjutnya. Maka, benarlah janji Allah dalam surah Ali-Imran ayat 110 bahwa umat Islam adalah umat terbaik yang Allah utus di muka bumi ini.

Sebagai seorang muslim, patutlah kita bangga dengan keislaman kita dan kegemilangan yang telah diraih oleh para pendahulu. Lantas, tersisa pertanyaan, prestasi apa yang ingin kita banggakan di hadapan musuh-musuh Islam? Jangan lagi kita menjadi bahan tertawaan dan korban perang pemikiran mereka. Sesuai dengan tagline 1001 Inventions, “Explore The Past Inspire The Future”, mari kita belajar dari masa lalu dan memberikan inspirasi bagi masa depan.
Semoga bermanfaat!

(Tadzkirah Oelja/Dakwatuna)
10:23 | 0 comments | Read More

Mantan Ketum Gafatar: Kami Sudah Keluar dari Islam

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Tuesday, January 26, 2016 | 20:41

Bagi pengikut Gafatar yang mengaku masih Islam, simak ini... bahwa mantan Pimpinan Gafatar sudah mengakui Gafatar sudah keluar dari Islam. Masih bertahan di Gafatar?

JAKARTA -- Mantan ketua umum Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) periode 2011-2015 Mahful Tumanurung mengklaim bahwa Majelis Ulama Indonesia salah alamat dalam melabelkan sesat pada anggota Gafatar. Sebab, kata dia, ajaran-ajaran Gafatar bukanlah bagian dari agama Islam sehingga tidak bisa dikatakan menyimpang.

“Kami menyatakan sikap telah keluar dari keyakinan atau paham keagamaan Islam mainstream dan tetap berpegang teguh pada paham Millah Abraham sebagai jalan kebenaran tuhan, seperti yang telah diikuti dan diajarkan oleh para nabi dan rasul Allah,” kata Mahful Tumanurung dalam jumpa pers di gedung LBH Jakarta, Selasa (26/1).

Menurut dia, Gafatar diilhami dari ajaran-ajaran para nabi sebagaimana yang diyakini agama Islam. Namun, Gafatar tidak hanya mengakui kesucian Alquran, tapi juga Taurat dan Injil. (MUI Nilai Gafatar Berbahaya Bagi NKRI).

Mahful melanjutkan, Gafatar menjadikan pendiri gerakan Alqiyadah Ahmad Musaddeq sebagai sumber inspirasi. Meskipun begitu, dia mengklaim Musaddeq bukanlah bagian dari keorganisasian Gafatar.

Pascapenyerangan terhadap warga eks-Gafatar di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, serta di Samboja, Kalimantan Timur, Mahful mengimbau semua pengikut ajaran Gafatar untuk tetap mengutamakan kedamaian. Dia juga mendesak kepolisian untuk memberi jaminan keamanan bagi warga eks-Gafatar serta mengusut tuntas kasus perusakan tersebut. (Republika Online)
20:41 | 0 comments | Read More

Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2016: SBMPTN 30%, SMPTN 30%, SNMPTN 40%

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi mengurangi kuota seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dari sebelumnya 50 persen menjadi 40 persen.

"Kuota masuk PTN melalui SNMPTN yang semula minimal 50 persen dikurangi menjadi minimal 40 persen. Kemudian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tetap 30 persen dan Seleksi Mandiri ditingkatkan menjadi maksimal 30 persen," ujar Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir di Jakarta, Jumat.

Menteri membebaskan pihak universitas menyesuaikan persentase kuota masuk PTN, namun harus disesuaikan dengan kebijakan yang telah ditentukan kementerian ini.

"Penyesuaian ini juga bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara SNMPTN dan Seleksi Mandiri," kata Mohammad Nasir.

Dia berpesan kepada PTN untuk selalu meningkatkan tata kelola yang baik.

"Perlu diingat bahwa pendidikan tinggi bukan hanya tanggung jawab universitas, tetapi juga masyarakat. Masyarakat harus turut berpartisipasi dalam upaya menyelenggarakan pendidikan tinggi," imbuh dia.

SNMPTN adalah seleksi masuk berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik calon mahasiswa, sedangkan SBMPTN adalah seleksi berdasarkan hasil ujian tertulis dengan metode cetak dan komputer yang diselenggarakan secara serentak.

Sementara, Seleksi Mandiri adalah seleksi yang diatur dan diterapkan oleh PTN.

Tahun ini, SNMPTN diikuti 78 PTN, meningkat dari sebelumnya yang hanya diikuti 65 PTN.

Sumber: ANTARA News
10:57 | 0 comments | Read More

Runtuhnya Teori ‘Gen Gay’: Tidak Ada Yang Dilahirkan Jadi Gay

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Monday, January 25, 2016 | 14:17


Bismillah…
Jurnal ini tambahan penjelasan tentang runtuhnya teori ‘Gen Gay’ pada jurnal sebelumnya: Kasus Sodomi Anak dan Perilaku Homoseksual Anak.

Kaum homoseksual yang didukung aktivis liberal di negeri ini sudah mulai berani unjuk diri di berbagai media guna memperjuangkan cita-citanya, yaitu pernikahan sesama jenis diakui secara hukum. Dengan dalih HAM dan alasan genetis bahwa orientasi homoseksual adalah karena faktor keturunan berdasarkan penelitian yang melahirkan teori ‘gen gay’ atau ‘born gay’ (sifat bawaan yang ada pada kalangan yang kemudian menjadi pembentuk karakter gay pada seseorang). Dari sini lahir propaganda yang sering kita dengar misalnya: “Adalah keputusan Tuhan untuk menjadikan kami gay” atau “Gay adalah akibat kelainan genetika, kami tidak akan bisa mengubah itu”.
Sebenarnya, validkah teori ‘gen gay’ tersebut?

PENELITIAN GEN GAY
Ilmuwan pertama yang memperkenalkan teori “Gen Gay” adalah Magnus Hirscheld dari Jerman pada 1899, yang menegaskan bahwa homoseksual adalah bawaan. Dia kemudian menyerukan persamaan hukum untuk kaum homoseksual.

Pada 1991, peneliti Dr.Michael Bailey dan Dr.Richard Pillard melakukan penelitian untuk membuktikan teori tersebut. Mereka meneliti pasangan saudara: kembar identik, kembar tidak identik, saudara-saudara biologis dan saudara-saudara adopsi; salah satu di antaranya adalah seorang gay. Riset tersebut menyimpulkan adanya pengaruh genetik dalam homoseksualitas. Terdapat 52% pasangan kembar identik dari orang gay berkembang menjadi gay. Hanya 22% pasangan kembar biasa yang menunjukkan sifat itu. Saudara biologis mempunyai kecenderungan 9,2%, dan saudara adopsi 10,5%. Namun gen di kromosom yang membawa sifat menurun itu TIDAK BERHASIL DITEMUKAN.

Pada 1993, riset dilanjutkan oleh Dean Hamer, seorang gay, yang meneliti 40 pasang kakak beradik homoseksual. Hamer mengklaim bahwa satu atau beberapa gen yang diturunkan oleh ibu dan terletak di kromosom Xq28 sangat berpengaruh pada orang yang menunjukkan sifat homoseksual. Hasil riset ini meneguhkan pendapat kaum homoseksual bahwa homoseksual adalah fitrah / bawaan, bukan penyimpangan sehingga mustahil bisa diluruskan.

Hasil penelitian dari seorang gay inilah yang kemudian dipakai sebagai senjata kuat mereka untuk memperjuangkan hak-haknya.

Lantas apakah para peneliti lainnya percaya begitu saja?
Sampai 6 tahun kemudian, gen pembawa sifat homoseksual itu tidak juga diketemukan real-nya. Dean Hamer pun akhirnya mengakui bahwa risetnya tidak mendukung bahwa gen adalah faktor utama yang melahirkan homoseksualitas.

“Kami menerima bahwa lingkungan mempunyai peranan membentuk orientasi seksual … Homoseksualitas secara murni bukan karena genetika. Faktor-faktor lingkungan berperan. Tidak ada satu gen yang berkuasa yang menyebabkan seseorang menjadi gay … kita tidak akan dapat memprediksi siapa yang akan menjadi gay.” Hamer mengakui bahwa risetnya gagal memberi petunjuk bahwa homoseksual adalah bawaan.

“Silsilah keluarga gagal menghasilkan apa yang kami harap temukan yaitu sebuah hukum warisan Mendelian yang sederhana. Faktanya, kami tidak pernah menemukan dalam sebuah keluarga bahwa homoseksualitas didistribusikan dalam rumus yang jelas seperti observasi Mendel dalam tumbuhan kacangnya.”

Pada 1999, Prof. George Rice dari Universitas Western Ontario, Kanada, mengadaptasi riset Hamer dengan jumlah responden yang lebih banyak. Rice dan tim memeriksa 52 pasang kakak beradik homoseksual untuk melihat keberadaan empat penanda di daerah kromosom. Hasilnya menunjukkan, kakak beradik itu tidak memperlihatkan kesamaan penanda di gen Xq28 kecuali secara kebetulan.
Para peneliti tersebut menyatakan bahwa segala kemungkinan adanya gen di Xq28 yang berpengaruh besar secara genetik terhadap timbulnya homoseksualitas dapat ditiadakan. Sehingga hasil penelitian mereka tidak mendukung adanya kaitan gen Xq28 yang dikatakan mendasari homoseksualitas pria.
Penelitian juga dilakukan oleh Prof Alan Sanders dari Universitas Chicago, di tahun 1998-1999.

Hasil riset juga tidak mendukung teori hubungan genetik pada homoseksualitas. Penelitian Rice dan Sanders tersebut makin meruntuhkan teori “Gen Gay”.

gen gay 
(source: trueorigin.org/gaygene01.php | click to enlarge)

Ruth Hubbard, seorang pengurus “The Council for Responsible Genetics” yang juga penulis buku “Exploding the Gene Myth” mengatakan:

“Pencarian sebuah gen gay bukan suatu usaha pencarian yang bermanfaat. Saya tidak berpikir ada gen tunggal yang memerintah perilaku manusia yang sangat kompleks. Ada berbagai komponen genetik dalam semua yang kita lakukan, dan adalah suatu kebodohan untuk menyatakan gen-gen tidak terlibat. Tapi saya tidak berpikir gen-gen itu menentukan.”

Simak wawancara bersama Ruth Hubbard di http://gender.eserver.org/exploding-the-gene-myth.html
Hasil riset-riset di atas, meski menemukan adanya link homoseksual secara genetika, namun menyatakan bahwa gen bukanlah faktor dominan dalam menentukan homoseksualitas.
Sumber pemaparan saya di atas:
Sudah puluhan tahun dilakukan penelitian terhadap gen homoseksual tapi tidak ada fakta ilmiah yang bisa 100 persen mendukung klaim tersebut. Teori yang menyatakan bahwa gay adalah sifat genetis (ciptaan Allah) adalah PROPAGANDA PALSU yang dirilis oleh peneliti yang gay. Teori Gen Gay sifatnya politis, sarat akan kepentingan kaum gay sendiri. Memang ada manusia yang terlahir hermaprodit alias kelamin ganda, tapi tidak ada manusia yang terlahir dengan kelamin normal namun punya kecenderungan homoseks.

Sedikit intermezzo …
Dalam dunia psikologi terdapat Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM) yang merupakan sebuah ‘kitab’ yang berisi mengenai kriteria gangguan mental. DSM diterbitkan oleh American Psychiatric Association (APA), yang selama ini dijadikan panduan bagi para psikolog dan psikiater untuk menentukan diagnosa seseorang jika terjadi kelainan, penyimpangan atau gangguan jiwa.

Pada DSM I tahun 1952, homoseksual masih dikategorikan sebagai Gangguan Jiwa. Pada DSM selanjutnya, sedikit demi sedikit homoseksual semakin ‘dikaburkan’, dari gangguan kepribadian sosiopath, kemudian dikategorikan penyimpangan sex, hingga kemudian HILANG!, dikategorikan bukan gangguan jiwa pada DSM IV tahun 1994.

Yang mengejutkan, lima dari tujuh orang tim task force DSM adalah gay dan lesbian, sisanya adalah aktivis LGBT [Hidayatullah]. Wah, ternyata DSM dibuat dan disusun oleh pengidap kepribadian menyimpang.

Di Indonesia, ada buku saku yang merupakan rangkuman singkat DSM bernama (Pedoman Penggolongan & Diagnosis Gangguan Jiwa (PPDGJ). Hanya saja, DSM selalu digunakan para aktivis LGBT dan aktivis HAM untuk dijadikan pembenaran bahwa perilaku para LGBT tidaklah menyimpang.

PENYEBAB SESEORANG MENJADI GAY
Bayi yang terlahir di dunia adalah suci dan normalnya manusia menyukai lawan jenisnya. Tapi dalam perjalanan hidup tidak sedikit orang berperilaku homoseksual (gay). Apakah ini berarti perilaku gay bisa menular?

Paul Cameron Ph.D dari Family Research Institute telah melakukan penelitian dan menemukan bahwa di antara penyebab munculnya dorongan untuk berperilaku homoseksual adalah pernah disodomi waktu kecil. Berbagai contoh kasus di Indonesia yang disebutkan di sini adalah buktinya. Penyebab lainnya adalah pengaruh lingkungan, yaitu sbb:
  1. Sub-kultur homoseksual yang tampak dan diterima secara sosial, yang mengundang keingintahuan dan menumbuhkan rasa ingin mencoba.
  2. Pendidikan yang pro-homoseksual (bayangkan bila di sekolah-sekolah kita –seandainya para pendukung homoseks berhasil menggolkan agenda politik mereka—ada kurikulum tentang kesetaraan seksual, setiap orang berhak jadi apa saja, heteroseksual atau homoseksual).
  3. Toleransi sosial dan hukum terhadap perilaku homoseksual.
  4. Adanya figur yang secara terbuka berperilaku homoseksual.
  5. Penggambaran bahwa homoseksualitas adalah perilaku yang normal dan bisa diterima.
Penelitian Cameron menunjukkan bahwa kecenderungan homoseksualitas bisa disembuhkan karena perilaku seks manusia sebenarnya bisa dikendalikan. Silakan baca lengkapnya di sini: http://www.biblebelievers.com/Cameron3.html

Dari sini kita bisa mengambil pelajaran bahwa kepedulian dimulai dari keluarga dan lingkungan kita, ketidakpedulian membuat manusia sendiri tidak memanusiakan dirinya sendiri. Manusia adalah makhluk sosial, maka segala indikasi disorientasi yang terjadi di masyarakat bisa saja berdampak siapapun. Tidak bisa lagi soal perilaku seksual yang menyimpang disebut sebagai urusan privat.
Jadi, kalau para aktivis liberal yang membela homoseksualitas memberikan argumen seperti ini: “Setiap orang berhak memiliki orientasi seksual masing-masing. Karena itu tidak boleh ada penindasan terhadap orang dengan orientasi seksual yang berbeda.”

Maka kita bisa memakai logika untuk menjawab argumen di atas:
Jika seseorang merasa berhak menjadi homoseks, it’s fine, tapi dia TIDAK BERHAK menularkannya kepada orang lain!

BAGAIMANA BENTUK PENGAKUAN TERBAIK?
Setelah kita sudah benar-benar memahami hasil riset yang didukung banyak fakta. maka bentuk pengakuan terbaik kepada para pelaku homoseksual adalah mengakui bahwa perilakunya menyimpang. Kemudian mendukung / membantu mereka untuk bisa sembuh dan kembali pada kodratnya. Bukan malah memberikan motivasi untuk tetap mengidap perilaku menyimpang tersebut dan dibenarkan atas nama HAM.

Membela dan membenarkan perilaku homoseksualitas atas dasar teori gen gay (padahal nyatanya propaganda palsu) justru membuat pelaku homoseksual menjadi makin terjerumus, menjauhi pintu-pintu taubat. Ingatlah: “Dosa Pemikiran itu tidak ringan, karena menyebarkan pemikiran yang salah juga berat dosanya, apalagi jika kemudian diikuti oleh banyak orang” [Dr. Adian Husaini, MA].

Sebagai penutup halaman pertama ini …
Saya mencoba memahami apa yang ada di hati dan di pikiran orang yang mempunyai disorientasi seksual.

Jika Anda sudah mengambil kesimpulan bahwa Anda memiliki kencederungan disorientasi maka terimalah itu sebagai bentuk penyimpangan kodrati. Alangkah lebih baik jika kemudian Anda juga memutuskan untuk: bisa bersabar dan menahan diri untuk tidak berbuat perbuatan yang dilarang Allah. Hal tersebut dilakukan demi kebaikan diri sendiri dan juga demi kedua orangtua.

Jika merasa disorientasi adalah bawaan lahir, itu hak Anda berprasangka demikian. Namun yang perlu Anda renungkan, coba lihat deh bila disorientasi itu diibaratkan seperti kecintaan manusia terhadap harta. Ada orang yang terlahir sebagai orang miskin, ia menganggapnya sebagai takdir.

Akan tetapi orang tersebut mempunyai PILIHAN, apakah dia mau mencari nafkah dengan cara yang haram atau bersabar mencari nafkah dengan cara yang halal. Begitu juga dalam permasalahan ini. Bila kita menerima takdir / genetik sebagai sebab bahkan yang dianggap buruk sekali pun oleh manusia normal, maka bukan berarti kita tidak mampu mengubahnya, karena Allah Sang Maha Pencipta menganugerahkan kepada kita potensi kehendak / ikhtiar / berusaha. Jadi, anggap saja disorientasi itu sebagai tantangan hidup yang harus ditaklukan sebagaimana kita menaklukan kemiskinan.

Jika Anda sudah menyadari bahwa disorientasi bukan bawaan lahir, .. Bagus! Maka segera carilah lingkungan yang kondusif untuk meningkatkan kualitas diri. Bertemanlah dengan semua orang dan bergaullah dengan orang-orang yang dapat membantu ke arah yang lebih positif. Usahakan sebisa mungkin menghindari larut dalam lingkungan yang menjerumuskan ke hal yang buruk dan menjauhkan diri dari pintu taubat.
Salam hangat tetap semangat,
Iwan Yuliyanto
08.12.2013
————————-

UPDATE: [30/6/2015]
Jurnal di atas saya tulis tahun 2013, kemudian pada tahun 2014 ada publikasi terbaru dari Alan Sander. Dari abstrak jurnal ilmiah PubMed yang Alan Sanders tulis, Result-nya sbb:
“Results, especially in the context of past studies, support the existence of genes on pericentromeric chromosome 8 and chromosome Xq28 influencing development of male sexual orientation.”
Tapi Bailey, kolega Alan Sanders (yang satu tim penelitian) menegaskan …
“It is not completely determinative; there are certainly other environmental factors involved,” Bailey said. Bailey’s colleague, Alan Sanders, says the findings should not be used to test for sexual orientation.
“When people say there’s a gay gene, it’s an oversimplification,” Sanders said. “There’s more than one gene, and genetics is not the whole story. Whatever gene contributes to sexual orientation, you can think of it as much as contributing to heterosexuality as much as you can think of it contributing to homosexuality. It contributes to a variation in the trait.” [IBTimes.com]
Kemudian juga terdapat artikel: Homosexuality is Genetic: Strongest Evidence Yet dari Nature World News.

Tanggapan saya:
Lihat paragraf 2 dari akhir: “Now the same team is working to compare these gene variants to heterosexual males, expecting that it will not be a common find among “straight” men.”
Sejatinya, mereka belum/tidak menyelesaikan studi mereka (itu baru setengah dari penelitian) dan belum mengambil kesimpulan. Namun media tersebut membuat judul artikel seolah-olah sebuah kesimpulan. Judul itu hanya framing public opinion.
14:17 | 0 comments | Read More

5 Dari 7 Orang Tim Pembuat Buku Panduan "Diagnosa Pengidap Penyimpangan Mental" Adalah Homo dan Lesbian


DSM selalu dijadikan pembenaran aktivis LGBT dan aktivis HAM bahwa agar perilaku LGBT dianggap tidak menyimpang  

Sekjen Aliansi Cinta Keluarga (AILA), Rita Soebagio, M.Si mengatakan, “Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders” (DSM), sebuah ‘kitab’ yang berisikan mengenai kriteria gangguan mental dibuat dan disusun oleh pengidap kepribadian menyimpang.

“Lima dari tujuh orang tim task force DSM adalah homoseksual dan lesbian, sisanya adalah aktivis LGBT”, terang Rita Soebagio saat memberikan pemaparan pada seminar “Pengaruh LGBT Terhadap Keluarga dan Ketahanan Nasional” yang diadakan Wadah Silaturahmi (Wasilah) Muslimah Wan-TNI dan Polwan di Auditorium Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat, belum lama ini.

The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM) sendiri diterbitkan oleh American Psychiatric Association (APA), selama ini dijadikan panduan bagi para psikolog dan psikiater untuk menentukan diagnosa seseorang jika terjadi kelainan, penyimpangan atau gangguan jiwa.

Di Indonesia, ada buku saku yang merupakan rangkuman singkat DSM bernama (Pedoman Penggolongan & Diagnosis Gangguan Jiwa (PPDGJ).

Hanya saja, DSM selalu digunakan para aktivis LGBT dan aktivis HAM untuk dijadikan pembenaran bahwa perilaku para LGBT tidaklah menyimpang.

Karena itu, dengan informamsi ini, Rita berharap para psikolog dan psikiatri Indonesia tidak berkiblat pada DSM, terutama para psikolog dan psikiatri Islam yang landasannya adalah Al-Qur’an dan Sunnah.

Saat dimintai keterangannya hidayatullah.com, masalah ini, peneliti bidang psikologi ini menambahkan, APA task force member terdiri dari Judith M Glassgold Psy. D sebagai ketua (Lesbian), Jack Dreschers MD (Homoseksual), A. Lee Beckstead Ph.D (Homoseksual), Beverly Grerne merupakan Lesbian, Robbin Lin Miler Ph.D (Bisexual), Roger L Worthington (Normal) tapi pernah mendapat “Catalist Award” dari LGBT Resource Centre, dan Clinton Anderson Ph.D (Homoseksual).*

Sumber: Hidayatullah.com
14:08 | 0 comments | Read More

Menristek: Saya Larang LGBT di Semua Kampus, Itu Tak Sesuai Nilai Kesusilaan!

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir menegaskan, kelompok lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) tidak boleh masuk kampus. Menurutnya hal itu tidak sesuai dengan norma-norma yang ada.

"LGBT ini tidak sesuai dengan tataran nilai dan kesusilaan bangsa Indonesia. Saya melarang. Indonesia ini tata nilainya menjaga kesusilaan," kata Nasir saat dihubungi detikcom lewat telepon, Minggu (24/1/2015) pagi.

Nasir berkomentar menanggapi keberadaan Support Group and Resource Center on Sexuality Studies (SGRC) di kampus Universitas Indonesia (UI) yang menawarkan konseling bagi kelompok LGBT. Dia menegaskan LGBT tak boleh masuk di kampus-kampus.

"Saya melarang di semua perguruan tinggi di Indonesia yang berada di bawah Kemenristek Dikti," tegasnya.

Dijelaskan Nasir, dirinya telah menghubungi Rektor UI ketika keberadaan SGRC di kampus tersebut ramai diperbincangkan. "Ternyata mereka (UI) pun melarang dan menyebut itu enggak ada izinnya," ucapnya.

Pihak UI telah menegaskan bahwa SGRC yang memberikan konseling bagi LGBT ini bukan merupakan bagian dari UI. Pusat studi itu tidak pernah mengajukan izin kepada pihak yang berwenang di UI.

Kepala Humas dan KIP UI, Rifelly Dewi Astuti. mengatakan UI sudah mengeluarkan pernyataan resmi tentang aktivitas kelompok SGRC. Dia menyebut, para pengurus SGRC akan dimintai keterangan oleh pihak rektorat terkait kegiatan mereka yang mengatasnamakan UI dan mencantumkan lambang makara di logo mereka.

"Sedang dipanggil sama Direktur Kemahasiswaan. Ini kan harus disikapi dengan bijak, dibahas dengan musyarawah dan dicari titik temunya," ucap Rifelly kepada detikcom, Kamis (21/1) lalu.

Berikut pernyataan lengkap dari UI terkait aktivitas kelompok SGRC:

Sehubungan dengan sejumlah aktivitas yang dilakukan oleh kelompok yang menamakan diri sebagai SGRC (Support Group and Resource Center On Sexuality Studies), Kantor Humas dan KIP Universitas Indonesia (UI) meluruskan hal-hal sebagai berikut :
  1. Dalam menyelenggarakan kegiatannya, SGRC tidak pernah mengajukan izin kepada pimpinan Fakultas maupun UI ataupun pihak berwenang lainnya di dalam kampus UI.
  2. UI tidak bertanggung jawab atas segala kegiatan yang dilakukan oleh SGRC
  3. SGRC tidak memiliki izin resmi sebagai Pusat Studi/Unit Kegiatan Mahasiswa/Organisasi Kemahasiswaan baik di tingkat Fakultas maupun UI
  4. Untuk itu, dengan tegas UI menyatakan SGRC tidak berhak menggunakan nama dan logo UI pada segala bentuk aktivitasnya.
Demikian hal ini kami sampaikan agar dapat menjadi imbauan bagi SGRC pada khususnya dan seluruh civitas akademika UI.

Dalam websitenya di sgrcui.wordpress.com, SGRC memang mencantumkan nama UI di belakang nama organisasinya sehingga menjadi SGRC UI. Dalam logo SGCR juga mencantumkan logo makara UI. Di situs blog tersebut, SGRC menyebut sebagai organisasi mahasiswa di UI yang bergerak pada bidang kajian pemikiran. Organisasi yang berdiri sejak 17 Mei 2014 ini mengupayakan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai permasalahan gender dan seksualitas melalui diskusi. Ada juga arisan bulanan antara sesama anggota yang membahas berbagai kajian seputar seksual, sampai mengadakan berbagai seminar tentang seksualitas.

Sumber: news.detik.com
12:50 | 0 comments | Read More

Ini Daftar Kampus Terbaik Versi Kemenristek Dikti

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Saturday, January 23, 2016 | 09:02

Jakarta - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) telah mengumumkan klasifikasi dan pemeringkatan perguruan tinggi klaster pertama untuk tahun 2015 ini.

Untuk menilai dan memposisikan perguruan tinggi tersebut, Kemenristek Dikti melakukannya berdasarkan empat kriteria, yaitu kualitas sumber daya manusia, kualitas manajemen dan organisasi, kualitas kegiatan kemahasiswaan, serta kualitas penelitian dan publikasi ilmiah.

Empat kriteria tersebut memaparkan posisi setiap perguruan tinggi masing-masing, sehingga setiap kampus berada di urutan yang berbeda, berdasarkan empat kriteria itu.

Namun, bila dilihat secara keseluruhan, maka Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi nomor satu sebagai pemegang gelar perguruan tinggi terbaik secara keseluruhan, diikuti 10 perguruan tinggi lainnya.

Yang menarik, terdapat tiga perguruan tinggi swasta (PTS) yang berhasil menembus nominasi perguruan tinggi negeri (PTN) dalam pengumuman klaster pertama tahun ini, yaitu: Universitas Gunadarma, Universitas Petra Surabaya dan Universitas Islam Indonesia.

10 kampus yang dimaksud yakni Universitas Gajah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Brawijaya, Universitas Padjajaran, Universitas Airlangga, Universitas Sebelas Maret, Universitas Diponegoro, dan Universitas Hasanuddin.

Seperti detikINET kutip dari laman Kemenristek Dikti Kopertis XII, Jumat (21/8/2015), berikut susunan kampus untuk kategori perguruan tinggi terbaik berdasarkan kualitas Sumber Daya Manusia:

1. Institut Pertanian Bogor (IPB)
2. Universitas Gadjah Mada (UGM)
3. Institut Teknologi Bandung (ITB)
4. Universitas Negeri Malang
5. Universitas Indonesia (UI)
6. Universitas Negeri Makassar
7. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
8. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
9. Universitas Airlangga (UNAIR)
10. Universitas Bengkulu

Sementara pada kategori perguruan tinggi terbaik berdasarkan kualitas manajemen secara berurutan adalah sebagai berikut:

1. PENS-ITS (PTN)
2. Universitas Gunadarma (PTS)
3. ITS (PTN)
4. UGM (PTN)
5. UI (PTN)
6. ITB (PTN)
7. IPB (PTN)
8. Universitas Kristen Petra (PTS)
9. Universitas Sebelas Maret (PTN)
10. Universitas Islam Indonesia (PTS)

Dan pada kategori perguruan terbaik berdasarkan kualitas penelitian dan publikasi, Kementerian Ristek dan Dikti membaginya menjadi dua.

1. Institut Teknologi Bandung (ITB)
2. Insitut Pertanian Bogor (IPB)
3. Universitas Indonesia (UI)
4. Universitas Gadjah Mada (UGM)
5. Universitas Padjajaran (UNPAD)
6. Universitas Hasanuddin (UNHAS)
7. Universitas Sebelas Maret (UNS)
8. Universitas Brawijaya (UB)
9. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
10. Universitas Diponegoro (UNDIP)

Sedangkan pada bagian kedua perguruan tinggi berdasarkan kualitas kegiatan mahasiswa, secara berurutan adalah:

1. Universitas Gadjah Mada (UGM)
2. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
3. Universitas Brawijaya (UB)
4. Institut Teknologi Bandung (ITB)
5. Institut Pertanian Bogor (IPB)
6. Universitas Indonesia (UI)
7. Universitas Airlangga (UNAIR)
8. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
9. Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED)
10. Universitas Diponegoro (UNDIP)

Secara total dan keseluruhan, ada 11 Perguruan Tinggi terbaik yang mendapatkan skor tertinggi klasifikasi dan tergabung dalam klaster satu:

1. Institut Teknologi Bandung (ITB); skor total 3.743
2. Universitas Gadjah Mada (UGM); skor total 3.690
3. Institut Pertanian Bogor (IPB); skor total 3.490
4. Universitas Indonesia (UI); skor total 3.412
5. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS); skor total 3.289
6. Universitas Brawijaya (UB); skor total 3.217
7. Universitas Padjadjaran (UNPAD); skor total 3.075
8. Universitas Airlangga (UNAIR); skor total 3.064
9. Universitas Sebelas Maret (UNS); skor total 3.035
10. Universitas Diponegoro (UNDIP); skor total 2.983
11. Universitas Hasanuddin (UNHAS); skor total 2.978

Menristek Dikti M Nasir saat berbincang dengan detikINET belum lama ini berharap, para SDM lokal -- yang termasuk dari lulusan kampus-kampus ini -- nantinya tak kalah bersaing di jagat teknologi.

"Indonesia harus mengembangkan riset dan inovasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Indonesia harus punya mimpi. Kita bisa bersaing di kancah dunia melalui ekonomi kreatif yang sangat pesat pertumbuhannya pada industri animasi," papar Nasir.
09:02 | 0 comments | Read More

Ridwan Kamil Ke Pelajar & Mahasiswa di Madinah: "Orang Tua Saya Tidak Mewariskan Harta Tapi Ilmu"

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Friday, January 22, 2016 | 17:47

Baru-baru ini, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melaksanakan ibadah umrah di Makkah Al-Mukarromah. Usai Umrah, keberadaannya di Kota Madinah dimanfaatkan oleh pengurus Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI) cabang Madinah.
Organisasi kemahasiswaan ini mengundang Kang Emil, sapaannya, untuk bersilaturahim dengan ratusan mahasiswa Indonesia yang belajar di Kota Nabi tersebut.

Acara yang bertema “Seni Komunikasi Ala Kang Emil” ini diadakan di Aula Tsaqofiyah, Universitas Islam Madinah (UIM), Senin (18/01/2016), usai shalat Isya waktu setempat.

Dalam pemaparannya, berdasarkan catatan hidayatullah.com, Kang Emil berbagi banyak pengalamannya. Terutama tentang tips dan kerja kerasnya menghasilkan prestasi besar di bidang arsitektur, wirausaha, dan  pemerintahan.

“Ayah-ibu saya keluarga sederhana, guru dosen, pas-pasan, saya tidak diwarisi harta. Jadi apa yang merubah hidup saya? Ilmu!” ujar anak kedua dari lima bersaudara ini.

Ia mencontohkan di antara prestasinya. Dengan ilmu arsitektur yang dikuasainya, Kang Emil telah mendatangi lebih dari 150 kota di dunia untuk urusan pekerjaan di bidang tersebut.

Ia pun memenangkan sayembara pembangunan Museum Tsunami Aceh yang diikuti lebih dari 200 arsitek pada tahun 2007.

Selain ilmu yang menjadi modal dasar dalam berkarya, Kang Emil juga menekankan bahwa hidup itu berkompetisi. Dalam menjalaninya pun seseorang harus memberikan yang terbaik.

“Apa itu yang terbaik? Kalau diminta lima, kasih tujuh; diminta seratus, kasih dua ratus; diminta satu hari, kasih dua hari. Itu yang disebut memberikan energi positif,” ujarnya.


Ia juga memperkenalkan kepada para mahasiswa tentang keadaan dan perkembangan Kota Bandung yang dipimpinnya. Dimana saat ini Bandung merupakan kota dengan tempat wisata terbanyak se-Indonesia.

Ratusan mahasiswa yang hadir sangat antusias mengikuti penyampaian tersebut. Tak lupa mereka mendoakan kesuksesan Kang Emil dalam menjalankan amanah sebagai walikota.

Pada 13 Januari lalu, di fanspage facebook resminya, Ridwan Kamil, ia sempat berpamitan kepada masyarakat Bandung sebelum berumrah selama 7 hari.

“Saya membutuhkan jeda untuk me-recharge baterai batin saya, setelah 2,5 tahun intens dengan urusan duniawi dan keumatan. Kegiatan Kota Bandung akan diurus oleh Mang Oded Danial, selaku Wakil Walikota Bandung,” tulisnya.

“Insya Allah di depan Multazam Kabah, saya doakan juga agar negeri ini dan warga komunitas fanspage ini selalu diberi keberkahanan dan keselamatan lahir batin. Dan siap tidak siap, yang jomblow didoakan pada segera berjodoh dan menikah tahun ini. Hatur Nuhun,” lanjutnya.*
17:47 | 0 comments | Read More

Awas Jajanan Anak Kotak Susu Dibungkus Kondom Bekas

Jajanan Yang Membahayakan Jiwa dan Keimanan Anak


Setelah jajanan yang mengandung Borax, Pewarna Kain, Formalin serta zat berbahaya lainnya, juga jajanan yang mengandung narkoba dalam berbagai jenis, bentuk, dan warna yang menarik, kini beredar jajanan anak berisi KONDOM susu dan parachute plastik dan batu

Jajanan ini tersebar di Sekolah Negeri dan perkampungan. Biasanya dibawa tukang agar-agar atau makanan ringan lainnya.

Berbagai hal terjadi tanpa sepengetahuan kita, dan itu menghancurkan anak Indonesia. 


Sumber: Yayasan Kita dan Buah Hati
14:40 | 0 comments | Read More

Bungkus STNK Inspiratif Bertuliskan: Kalau Anak Saya Melanggar Jika Perlu Tahan Motornya

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Thursday, January 21, 2016 | 17:56

Sahabat Mentari,

Ada sebuah bungkus plastik STNK yang sungguh inspiratif dibuat oleh Orang Tua untuk membuat anaknya benar-benar taat aturan ketika di Jalan Raya, mau lihat bungkusnya dan bertuliskan apa ... check out gambar dibawah ini :D



Kalau yang kurang jelas lihat gambarnya, ini tulisannya:
"Kalau Anak saya melanggar, mohon diberikan Surat Tilang warna biru (denda bayar di Bank).
Mohon dituliskan denda yang harus dibayar sesuai kesalahannya. Kalau perlu motor ditahan, tahan saja!
Sungguh yang menyuap dan yang disuap mendapat adzab dari Allah SWT."
Nah Sahabat Mentari ... kira-kira kalau Orang Tua-nya ngasih bungkus STNK kaya gitu, gimana perasaannya?"
^_^

Sumber: alfido.com
17:56 | 0 comments | Read More

Pelajar SMA Asyik Bercanda di Jalanan, Motornya Tercebur ke Selokan

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Wednesday, January 20, 2016 | 15:37

Sahabat Mentari,
Jika sedang mengendarai Motor harusnya mengetahui tata tertib di Jalanan, seperti: menggunakan Helm, Mempunyai SIM, dan Taat Rambu Lalu Lintas. Jangan sampai kita tidak fokus di Jalanan dan bercanda, karena selain membahayakan diri sendiri juga orang lain.

Berikut ada Cerita seorang Pelajar SMA yang masuk ke Selokan karena bercanda dengan temannya ketika mereka sama-sama mengendarai Sepeda Motor di Jalanan:

***

Sebuah sepeda motor bernomor polisi G 6568 NT yang dikemudikan Rizka Almira, siswi kelas XI SMK 1 Kota Pekalongan, Jawa Tengah, tercebur ke sebuah selokan, Senin (18/1/2016).

Kecelakaan yang dialami bukan tanpa sebab. Pasalnya, sebelum tercebur ke sungai, Rizka diketahui bercanda secara berlebihan dengan temannya, Mariska, yang juga mengendarai sepeda motor.

Salah seorang saksi kejadian, Edi Gundul (35), mengatakan, dua pengendara sepeda motor tersebut memang asyik bercanda sambil melaju beriringan di sepanjang Jalan Kurinci, Kota Pekalongan.

Tanpa alasan yang jelas, salah seorang temannya menendang ke arah sepeda motor Rizka sehingga sang teman jatuh ke selokan.

"Saya pikir mereka bercanda berlebihan, ditendang terus tiba-tiba masuk got," kata Edi.

Akibat kejadian ini, Rizka terlihat kesakitan sambil memegangi bagian kiri pinggang. Seragam sekolahnya pun penuh lumpur. Sepeda motornya terbalik di dalam selokan setinggi satu meter tersebut. 

"Sakit saya, Mas. Pinggangnya," ujar Rizka sambil menangis dengan baju penuh lumpur hitam akibat terjatuh.

Tidak lama berselang, aparat Satlantas Kota Pekalongan membawa Rizka dan temannya ke rumah sakit.

Sumber: Kompas.com
15:37 | 0 comments | Read More

Gratis ... Pelatihan dan Sertifikasi Profesi Teknik Informatika dan Komputer (TIK) !!!

BPPTIK – Dalam rangka Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi, Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) akan mengadakan Pelatihan dan Sertifikasi profesi di sektor TIK secara gratis.
Pelatihan dan Sertifikasi ini diprioritaskan untuk calon peserta angkatan kerja muda. Program yang dibuka yaitu sebagai berikut :
  1. Pelatihan Junior Network Administration dan Sertifikasi Junior Network Administrator
  2. Pelatihan Junior Programming dan Sertifikasi Junior Programmer
  3. Pelatihan Junior Digital Artist dan Sertifikasi Junior Digital Artist
  4. Pelatihan Junior Technical Support dan Sertifikasi Junior Technical Support
  5. Pelatihan Junior Web Programming dan Sertifikasi Junior Web Programmer
  6. Pelatihan Junior Office Operator dan Sertifikasi Junior Office Operator
A. Tanggal Pelaksanaan
Hari:Senin – Jum’at
Tanggal:15 s.d 19 Februari 2016
Lokasi:Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Kementerian Kominfo, Jl. Sekolah Hijau No. 2, Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Peta lokasi: klik di sini
B. Persyaratan Umum Calon Peserta :
  1. Memenuhi Persyaratan Khusus Calon Peserta, sesuai dengan program yang diikutinya.
  2. Usia maksimal 25 tahun dan diutamakan belum bekerja.
  3. Mengirim (mengupload) foto copy Ijazah pendidikan terakhir.
  4. Membawa pas foto berwarna ukuran 3×4 sebanyak 3 lembar.
  5. Mengisi formulir pendaftaran hanya melalui website BPPTIK.
  6. Bersedia mengikuti peraturan dan tata tertib.
  7. Bersedia mengikuti kegiatan hingga akhir
C. Persyaratan Khusus Calon Peserta:
C.I. Untuk Pelatihan Junior Network Administration dan Sertifikasi Junior Network Administrator :
  1. Pendidikan Minimal SMK IT
  2. Memiliki pengetahuan dasar :
    • Sistem komputer (perangkat keras dan perangkat lunak).
    • Sistem Jaringan Komputer
    • Sistem Operasi Jaringan
    • Dokumentasi teknis
    • Sistem transmisi.
    • Sistem nirkabel.
  3. Memiliki keterampilan dasar :
    • Mengoperasikan sistem operasi jaringan.
    • Mengoperasikan sistem komputer
C.II. Untuk Pelatihan Junior Programming dan Pelatihan Junior Programmer :
  1. Pendidikan Minimal Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) IT
  2. Memiliki pengetahuan dasar :
    • Flowchart dan dasar pemrograman
    • Matematika dasar dan matematika logika
    • Mengidentifikasi algoritma pemrograman
    • Mengidentifikasi spesifikasi program
    • Standar unjuk kerja.
  3. Memiliki keterampilan dasar :
    • Membuat algoritma pemrograman.
    • Membuat program dengan bahasa terstruktur
    • Mengidentifikasi struktur data
    • Mengoperasikan bahasa pemrograman.
    • Mengoperasikan sistem komputer
    • Mengoperasikan software aplikasi basis data
C.III. Untuk Pelatihan Junior Digital Artist dan Sertifikasi Junior Digital Artist :
  1. Pendidikan Minimal SMK
  2. Memiliki keahlian / portofolio :
    • Mengoperasikan pengolah gambar vektor
    • Mengoperasikan aplikasi multimedia
    • Memiliki pengetahuan tentang prinsip-prinsip rancangan visual
C.IV. Untuk Pelatihan Junior Technical Support dan Sertifikasi Junior Technical Support :
  1. Pendidikan Minimal SMK
  2. Memiliki pengetahuan dasar :
    • Jaringan komputer dasar
    • Penyelesaian masalah komputer (trouble shooting komputer)
  3. Memiliki keterampilan dasar :
    • Mendiagnosis kebutuhan hardware jaringan
    • Konfigurasi koneksi ke ISP
    • Instalasi dan setting konfigurasi perangkat komunikasi
C.V. Untuk Pelatihan Junior Web Programming dan Sertifikasi Junior Web Programmer :
  1. Pendidikan Minimal SMK
  2. Memiliki pengetahuan dasar :
    • Pengetahuan tentang etika pemrograman
    • Konsep basis data
    • Konsep DBMS
    • Protocol secure sockets layer
  3. Memiliki keterampilan dasar :
    • Membuat algoritma pemrograman
    • Membuat program dengan bahasa terstruktur
    • Mengidentifikasi struktur data
    • Mengoperasikan bahasa pemrograman
    • Mengoperasikan sistem komputer
    • Mengoperasikan sistem software aplikasi basis data
C.VI. Untuk Pelatihan Junior Office Operator dan Sertifikasi Junior Office Operator :
  1. Pendidikan Minimal SMK
  2. Harus memiliki pengetahuan dasar :
    • Memahami jenis dan fungsi komponen dalam keyboard komputer standar
    • Memahami jenis-jenis virus
    • Aspek-aspek pemrograman database
  3. Harus memiliki ketrampilan dasar :
    • Mengoperasikan PC
    • Mengoperasikan peranti lunak (Ms Word, Ms Excel, Ms Power Point)
    • Mengoperasikan web browser dan email client
    • Mengoperasikan scanner
    • Teknik dasar perancangan database
D. Fasilitas Pelatihan dan Sertifikasi :
  1. Training kit
  2. Modul
  3. Praktikum dengan 1 peserta 1 komputer di laboratorium
  4. Sertifikat Keikutsertaan Pelatihan
  5. Sertifikat Kompetensi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI)
  6. Konsumsi
  7. Asrama penginapan
Kegiatan ini tidak dipungut biaya apapun (gratis).
E. Pendaftaran
  1. Pendaftaran hanya melalui formulir online (klik di SINI), paling lambat tanggal: 29 Januari 2016 pukul 08.00 WIB.
  2. Hasil seleksi peserta akan diumumkan pada tanggal 5 Februari 2016 di situs BPPTIK.
  3. Program pelatihan dan sertifikasi akan dibuka bila jumlah peserta minimal mencapai 30 orang.
  4. Keputusan panitia seleksi tidak dapat diganggu gugat.
Informasi lebih lanjut hubungi :
Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK)
  1. Telepon (di hari kerja pada pukul: 08.00 – 16.00 WIB) :
    • 021-2864-5025 (Lia)
    • 021-2864-5037 (Dyah)
  2. e-mail: bpptik@mail.kominfo.go.id
Sumber: bpptik.kominfo.go.id/2016/01/15/1781/pembukaan-pendaftaran-pelatihan-dan-sertifikasi-profesi-tik-gelombang-ke-1-ta-2016/
10:58 | 0 comments | Read More

Catat Jadwal Daftar SNMPTN 2016!

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Friday, January 15, 2016 | 14:19

Ilustrasi: Google 

Mulai pekan depan, para siswa kelas XII SMA/sederajat sudah harus bersiap mendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016. Yuk, cari tahu jadwal lengkap rangkaian pendaftaran seleksi sebagai mahasiswa baru di kampus negeri ini!

Ketua Pelaksana SNMPTN dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016 Rochmat Wahab menjelaskan, pendaftaran seleksi jalur undangan diawali dengan pengisian dan verifikasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Tahapan ini dibuka pada 18 Januari hingga 20 Februari.

"Siswa kelas XII bisa mendaftar SNMPTN 2016 pada 29 Februari hingga 12 Maret," ujarnya dalam acara peluncuran SNMPTN dan SBMPTN 2016 di Kemristekdikti, Jakarta, Jumat (15/1/2016).

Setelah mendaftar, calon peserta SNMPTN bisa mencetak Kartu Tanda Peserta pada 22 Maret hingga 21 April. "Proses seleksi dilakukan PTN pada 24 Maret hingga 8 Mei. Sedangkan hasil seleksi akan diumumkan pada 10 Mei," imbuhnya.

Mengutip buku panduan awal SNMPTN 2016, SNMPTN atau yang lebih dikenal jalur undangan merupakan seleksi yang dilakukan oleh masing-masing PTN di bawah koordinasi Panitia Nasional, berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik calon mahasiswa. PTN peserta SNMPTN ditetapkan oleh Majelis Rektor Perguran Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan serentak.

Siswa peserta SNMPTN tidak perlu mengeluarkan biaya apa pun. Bahkan peserta SNMPTN yang kurang mampu secara ekonomi dan dinyatakan diterima di PTN berpeluang mendapatkan bantuan biaya pendidikan selama masa studi melalui program Bidikmisi.

Sumber: Okezone.com
14:19 | 0 comments | Read More

Astaghfirullah ... Anak-anak SMP Diajari Jadi Begal untuk Masuk Geng Motor

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Wednesday, January 13, 2016 | 10:54

Sahabat Mentari,

Masa Remaja adalah masa pencarian jati diri, masa dimana diri ini ingin diakui keberadaannya. Tidak sedikit yang dalam masa pencarian itu malah terjerumus kepada Dunia Hitam yang membawanya menjadi Pelaku Krimininal.

Berikut salah satu berita dari Situs Online Kompas.com yang memberitakan bahwa sekumpulan Anak-anak SMP berani jadi Begal agar diterima menjadi Anggota Geng Motor:

Ardhi Okta (27), alias Bendot, benar-benar tak tahu malu. Residivis kasus jambret ini mengajari bocah-bocah SMP untuk menjadi begal sebagai syarat untuk masuk geng motor pimpinanannya, Tongkrongan Penuh Tawa (TPT).

Tercatat, ada lima anak yang diajari untuk menjadi begal oleh Bendot, antara lain A alias N (13), HP Alias W (13), Zia (13), MA (13), dan NRM (12). 

"Jadi kalau yang mau masuk geng motor TPT ini diwajibkan mengikuti persyaratan uji nyali dengan membegal motor, bukan mencuri," kata Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Eko Hadi Santoso di Jakarta, Selasa (12/1/2016).

Syarat tersebut untuk membuktikan nyali para bocah SMP tersebut. Setelah mengambil sepeda motor, nanti hasilnya akan diserahkan ke Bendot sebagai pimpinan geng.

Sepeda motor hasil curian dari anak buah Bendot diserahkan ke Dinar untuk dijual kembali dengan harga Rp 1,5 juta.

Aksi mereka terungkap, Usai Bendot kembali tertangkap oleh Unit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Kanit IV Subdit Resmob Komisaris Arsya Khadafi mengatakan, para pelaku di bawah umur tidak ditahan. Namun, proses hukum tetap berlanjut.

"Kami akan berkoordinasi dengan Bapas dan para orangtua, kemungkinan juga kita lakukan diversi hukum apakah kasusnya diselesaikan di pengadilan atau di luar pengadilan," ujar Arsya. 


Sahabat Mentari tentu sudah jelas dong arah hidupnya, walaupun memang masih mencari jati diri tapi jalannya sudah diketahui .. salah satunya bersama Mentari dengan Islamic Sunday dan Mentoring dan tungguin Agenda selanjutnya berupa Mentari Klub. Bagi yang senang Pecinta Alam, Musik Nasyid atau Kelompok Belajar ... tungguin Agendanya di Tahun 2016
10:54 | 0 comments | Read More

MUI: Gafatar Rekrut Orang Berpendidikan yang Pengetahuan Agamanya Kurang

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Tuesday, January 12, 2016 | 12:44


Pola perekrutan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) sudah terbaca Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI, KH Cholil Nafis mengatakan bahwa Gafatar menyasar orang-orang berpendidikan tinggi yang tertarik dengan agama tapi tidak mempunyai dasar pengetahuan yang mencukupi.

"Gerakan-gerakan semacam ini kan sasarannya para kaum-kaum eksekutif yang tertarik belajar agama, tapi mereka tidak mempunyai dasar pengetahuan yang cukup," kata Cholil, Selasa (12/1/2016).

Gafatar akan sangat berkembang di daerah-daerah dengan jumlah kaum muda terpelajar yang tinggi namun dengan pengetahuan agama rendah. Para kaum muda terpelajar namun tidak memiliki dasar pengetahuan kuat ini lah yang akan menjadi sasaran empuk gerakan-gerakan semacam Gafatar.

"Kenapa si orang tertarik? Karena ada semangat belajar agama tapi dasar ilmu mereka tidak memadai," jelas Cholil.

"Belajar agama itu kan berjenjang, kualitas gurunya juga harus dilihat. Tapi ini memahami agamanya secara imajinasi sesuai kualitas pemikiran mereka," tegasnya.

Cholil mengakui Gafatar sudah tersebar di beberapa daerah. Namun, pola gerakan di setiap daerah berbeda-beda.

"Ini sudah antar daerah, tidak cuma di Kalimantan, di tempat lain juga ada," tegasnya.

Sumber: detik.com
12:44 | 0 comments | Read More

Doa Menghilangkan Kesedihan dan Lilitan Hutang

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Monday, January 11, 2016 | 15:03

Rasulullah SAW, melihat Abu Umamah sedang duduk termenung sendirian di Mesjid. Kemudian Rasulullah menyapanya: “Hai Abu Umamah, kenapa aku melihatmu duduk sendiri di Mesjid diluar waktu Sholat ?”.

Abu Umamah: “Aku bingung memikirkan hutangku, wahai Rasulullah”.

Rasulullah bersabda: “Maukah kamu aku ajari beberapa kalimat jika kamu mengucapkannya niscaya Allah akan menghilangkan kebingunganmu dan beban hutangmu ?” ,

Abu Umamah: “Tentu saja, wahai Rasulullah”.,

Maka beliau pun bersabda lagi: “Jika kamu di waktu pagi dan sore maka ucapkanlah

اللهم إِنِّيْ أَعُوْ ذُبِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ، وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ


”Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari lilitan hutang dan kesewenang-wenangan manusia.”
Kata Abu Umamah radhiyallahu ’anhu: ”Setelah membaca do’a tersebut, Allah berkenan menghilangkan kebingunganku dan membayarkan lunas hutangku.” (HR Abu Dawud 4/353) (HR. Bukhari No.6363)

Amalkan membaca doa ini, terutamanya pada waktu-waktu yang dimakbulkan doa. Menurut Imam Ibn Hajar al-Asqalani, doa ini merupakan antara doa yang penting diamalkan Nabi S.A.W.

Menurut sebuah riwayat daripada Imam al-Tirmizi, seorang lelaki bertaraf hamba telah datang berjumpa dengan Sayidina Ali r.a. meminta agar ditunjukkan jalan membolehkannya hidup merdeka dan bebas. Sayidina Ali memberitahunya, “Jika engkau beramal dengan doa (yang pertama di atas), engkau akan dapat membayar hutangmu walaupun hutang itu sebesar gunung.” (lihat kitab al-Azkar, Bab Hutang).

Nabi S.A.W. ditanya mengapakah Baginda banyak berdoa meminta dipelihara daripada hutang. Nabi S.A.W. bersabda yang bermaksud:  “Seseorang yang berhutang akan berkata bohong dan memungkiri janji kerana hutangnya itu” – Riwayat al-Bukhari, Bab Azan. Muslim, Bab Masjid.

Imam Syafi’i menjelaskan maksud kaya dalam rangkap sajak:
Jiwa tertekan kerana kemiskinan
Sedang kemiskinan lebih baik daripada kaya yang merosakkan,
Kaya yang sebenarnya ialah kaya jiwa, kalau tidak
Segala harta dunia tidak akan mampu memenuhi kehendaknya.

(Diwan al-Syafi’i)  
——————————————————————————–
* dipetik dari Rahasia Do’a Mengatasi Hutang Eramuslim.com
* dipetik daripada buku ‘101 Doa daripada Hadis-Hadis Sahih’, karangan Ustaz Zahazan Mohamed, terbitan Telaga Biru.
15:03 | 0 comments | Read More

Catat!!! Jadwal Ujian Akhir Nasional SMA/MA, 4-6 April 2016

Sahabat Mentari Sekalian,

Buat kamu-kamu yang sudah Kelas 3 SMA/MA, jangan lengah soalnya bentar lagi Ujian Akhir Nasional (UAN) bakalan segera datang. Catat yah ... Tanggal mainnya 4-6 April dan ini resmi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, dan berikut List Tabel jadwalnya dalam Gambar:


14:29 | 0 comments | Read More

Catat!!! Jadwal Ujian Akhir Nasional SMP, 9-12 Mei 2016

Sahabat Mentari Sekalian,

Buat kamu-kamu yang sudah Kelas 3 SMP/MTs, jangan lengah soalnya bentar lagi Ujian Akhir Nasional (UAN) bakalan segera datang. Catat yah ... Tanggal mainnya 9-12 Mei dan ini resmi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, dan berikut List Tabel jadwalnya dalam Gambar:

14:27 | 0 comments | Read More

Memperkenalkan Alamat Web Mentari www.yprmentari.or.id

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Thursday, January 7, 2016 | 21:47

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillah Alamat Web Mentari sekarang sudah menggunakan Domain .or.id yang berarti sudah memenuhi unsur formalitas untuk sebuah organisasi berada di dunia maya. Karena proses untuk mendapatkan Domain .or.id ini tidak seperti .com atau .org yang mana lebih mudah dan tidak memerlukan proses administrasi yang kompleks.

Untuk mendapatkan domain .or.id selain menyertakan KTP, kita harus menyertakan SK Organisasi atau Copy dari Akte Notaris Pendirian Yayasan dan melalui proses penilaian internal di pihak PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia). Jika nama yang kita ajukan tidak sesuai dengan Nama Organisasi dan persyaratannya kurang maka ada kemungkinan ditolak, oleh karena itu ketika mencoba mengajukan nama domain saya berpikir keras nama apa yang cocok dan mewakili YPR Mentari di dunia maya.

Sebetulnya awal tahun 2015 Direktur Mentari sebelumnya yaitu Kang Roby memberikan nama yang sangat keren yaitu mentarifoundation.or.id tapi karena ada kata yang berbahasa inggris maka saya maju mundur untuk mendaftarkannya, terlebih jika dihubungkan dengan Nama Yayasan Peduli Remaja Mentari sepertinya ada kemungkinan ditolak oleh PANDI (karena domain id adalah identik untuk Indonesia).

Terkadang saya nulis nama URL secara acak di Browser Internet karena bingung memikirkan nama yang cocok untuk Domain YPR Mentari ini. Ada kepikiran domain yang didaftarkan adalah yayasanmentari.or.id trus kemudian pedulimentari.or.id atau remajamentari.or.id hingga saya putuskan bahwa identitas Yayasan Peduli Remaja Mentari harus terwakili di Nama Domain dan dipilihlah yprmentari.or.id ke PANDI dengan bantuan Donatur yang mengurusnya (Alhamdulillah bisa gratisan ^_^ supporter by www.argonhost.com)

Sebetulnya keputusan untuk segera mendaftarkan Alamat Web Mentari dengan Domain .or.id juga karena Direktur Mentari yang baru yaitu Kang Inmar akan melakukan daftar ulang Kepengurusan Mentari ke Kemenkumham Jum'at ini. Yang terpikir dalam benak saya adalah gak keren banget jika Nama Yayasan Resmi masih menggunakan Alamat Blog :D

A'La Kulli Hal ... Anyway ... Ngomong-ngomong ... sebenarnya semua proses ini (penggunaan Alamat Web dengan Domain .or.id dan Pendaftaran ulang Kepengurusan Mentari di Kemenkumham) tujuan utamanya adalah Mentari dengan segala aspek legalitas-nya akan memacu gerak dan laju organisasi semakin mantap dan optimis. Karena di Tahun 2016 ini Mentari punya Resolusi baru: Bahwa kegiatan Mentari bisa lebih banyak menyentuh semua level Remaja di Cianjur, mau anak Rohis kek, Tukang naik Gunung atau tukang nongkrong sekalipun ... You're Welcome Here (Ketua Divisi Komunikasi)

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
21:47 | 0 comments | Read More

Laporan Open Donasi "Mentari Memanggil 2016" Untuk Pendaftaran Yayasan ke Kemenkumham

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Wednesday, January 6, 2016 | 14:46

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Sahabat Mentari sekalian, Alhamdulillah Open Donasi yang kami sebarkan kemarin via Akun Facebook ini telah mengumpulkan Dana sebesar Rp. 3.050.000

Adapun rinciannya sebagai berikut:
1. D S : Rp 500.000
2. I J : Rp. 500.000
3. W M : Rp 700.000
4. T H : Rp 300.000
5. H. A H : Rp. 150.000
6. Hamba Allah : Rp. 100.000
7. BPPK Ciloto : Rp. 500.000
8. Hamba Allah : Rp. 100.000

9. A H W : Rp. 200.000,-

Kami haturkan Jazakumullahu Khairan Katsiran, dan Insya Allah Jum'at pekan ini akan segera kami daftarkan via Notaris. Dan adapun jika nanti ada kelebihan dana setelah proses pengurusan ke Pihak Notaris, maka dananya akan digunakan untuk kegiatan Yayasan seperti Islamic Sunday, Mentoring dan Klub Mentari.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
14:46 | 0 comments | Read More

Mentari Memanggil 2016: Open Donasi Untuk Pendaftaran Yayasan ke Kemenkumham

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Tuesday, January 5, 2016 | 07:10

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 

Yayasan Peduli Remaja (YPR) Mentari siap mengarungi Tahun 2016 ini dengan penuh optimisme yang tinggi.
Dan untuk mendukung kinerja Struktur Yayasan yang menaungi aktivitas Mentari maka perlu legalitas yang pengurusnya resmi terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM. Sebelumnya Yayasan Peduli Remaja (YPR) sudah terdaftar di Notaris Tahun 2007, Namun dalam perjalanannya terdapat perubahan Struktur dan Kantor Kesekretariatan. Dan karena dalam proses pendaftaran di Kementerian Hukum dan HAM butuh biaya, maka dengan ini kami menggulirkan "Mentari Memanggil" kepada siapa pun untuk berkontribusi, khususnya yang peduli kepada permasalahan Remaja Islam.


YPR Mentari proudly presents :
Mentari Memanggil 2016

Donasi terbuka ini ditujukan kepada siapapun yang ingin mendukung Dakwah dan Pendidikan untuk Remaja Islam di Cianjur yang mana di Tahun 2016 ini kami merencanakan Resolusi baru agar YPR Mentari semakin bermanfaat untuk para Remaja di Cianjur secara luas.

Donasi bisa disalurkan melalui Rekening:
Yayasan Peduli Remaja Mentari
Bank Syariah Mandiri (BSM) Kantor Cabang Cipanas, Cianjur
Nomor Rekening 7018543618
atau
Muhammad Roby Muharam
Bank Centra Asia (BCA)
Nomor Rekening 1970455082 

Untuk Konfirmasi jika sudah transfer bisa menghubungi:
Inmar Muharam: 0857-2019-1419


Info lebih lanjut, klik : http://ypr-mentari.blogspot.com

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
07:10 | 0 comments | Read More