Powered by Blogger.

Badan Nasional Narkotika: Cianjur Masuk Zona Darurat Narkoba

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Friday, February 26, 2016 | 07:01

Kabupaten Cianjur ditetapkan masuk zona darurat narkoba. Banyaknya warga yang tersangkut narkoba merupakan satu bukti bahwa peredaran barang haram itu harus senantiasa diwaspadai dan diperangi karena bisa merusak generasi.

"Bayangkan saja, tahun 2015 lalu ada sebanyak 523 orang yang kami rehabilitasi. Kalau semua itu diperoses hukum, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cianjur bisa penuh. Ini menandakan bahwa Cianjur benar-benar darurat narkoba," kata Ketua Badan Nasional Narkotika (BNN) Kabupaten Cianjur Hendrik, Minggu (21/2/2016).

Bukti Cianjur menjadi surganya peredaran narkoba, tiga hari lalu tepatnya Jum'at (19/2/2016) terungkap dan berhasil diamankan 2,17 ton ganja kering siap edar. "Ini pengungkapan tiga tahun terakhir terbesar setelah BNNK Cianjur terbentuk, ini bukan yang terakhir, kami masih akan mengungkap peredaran narkoba di wilayah hukum Cianjur," katanya.

Hendrik menegaskan, ada upaya jilid satu dan jilid dua dalam pengungkapan peredaran narkoba di Cianjur. "Dalam waktu dekat akan mengungkap yang baru lagi, kita terus berusaha, yang penting doa masyarakat, mari kita sama-sama berantas penyalahgunaan narkoba," tegasnya.

Menjadi daerah darurat narkoba membuat pihaknya harus bekerja keras untuk memeranginya. Tidak jarang untuk mengungkap pelaku peredaran narkoba, para petugas harus mengesampingkan urusan keluarga.

"Saat ini kita kerja cepat dan tepat. Ini sudah tidak bisa dibiarkan. Sosialisasi terus kita galakkan terhadap masyarakat yang rentan menjadi korban narkoba. Memerangi narkoba tidak hanya tuga BNNK, tabi seluruh lapisan masyarakat harus berpartisipasi didalamnya," papar Hendrik.

Ketika disinggung pengungkapan terhadap pelaku pengedar ganja 20,17 ton Hendrik, menyebut masih dalam pengejaran. "Identitas salah satunya sudah kami ketahui, kita masih lakukan pengejaran. Doanya saja dari masyarakat. Pelaku itu bisa ancam hukuman mati, mengingat barang buktinya yang tidak sedikit," jelas Hendrik

Sumber: Pikiran-rakyat.com
07:01 | 0 comments | Read More

The New World Order: Legalisasi Homoseksual, Perceraian, Para Istri Bekerja dan Agama Dibuang dan Dihinakan

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Thursday, February 25, 2016 | 16:41

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sahabat Mentari ... mungkin banyak yang bingung dengan fenomena zaman sekarang ini, terutama yang pernah besar sebelum Abad 21 dan sesudahnya. Terdapat tatanan sosial yang berubah drastis, dulu yang asalnya dianggap aneh dan tidak bermoral seperti Homoseksual, Perzinahan dan Nabi Palsu tapi sekarang seperti merebak menerjang tiada henti masyarakat Indonesia khususnya dan Dunia umumnya.

Sebenarnya jika kita menelaah lebih jauh, kejadian yang terjadi sekarang dan beberapa kejadian besar di masa lalu ada kaitannya dengan sebuah teori konspirasi besar yang dinamakan The New World Order atau Tatanan Dunia Baru. Gerakan New World Order (NWO) ini merupakan gerakan dari Illuminati dan Freemasonry yang dikaitkan dengan Yahudi. Salah satu tujuan gerakan ini menginginkan Jumlah Penduduk Bumi hanya sekitar 500 Juta saja (bayangkan saja Penduduk di Dunia ini sekarang sudah berjumlah sekitar 7 Milyar Jiwa !!!). Trus bagaimana mereka menghabisi 6,5 Milyar sisanya itu?

Salah satu Buku yang membahas NWO ini ditulis oleh A. Ralph Epperson yang diterbitkan tahun 1989:

Dimana di salah satu Halaman di bukunya Halaman XX tujuan dari Gerakan membangun Tatanan Dunia Baru dan menggantikan Tatanan Dunia Lama sebagai berikut:
Di halaman tersebut dijelaskan tujuan The New World Order itu punya spesifikasi sebagai berikut:

Keluarga:
Pernikahan Homoseksual akan diperbolehkan (Gerakan ini mulai bergeliat mulai tahun 1990-an di Dunia), Orang Tua tidak akan diizinkan mempunyai keturunan secara banyak (Program Keluarga Berencana ??? ), Para Wanita dan Istri akan bekerja diluar rumah dan tidak mau menjadi Ibu Rumah Tangga (Emansipasi Wanita ???), Perceraian akan meningkat tajam dan mudah terjadi.

Tempat Kerja:
Pemerintah akan menjadi pemilik dari seluruh faktor produksi, kepemilikan perseorangan akan dihilangkan.

Agama:
Secara perlahan Agama akan dihilangkan dan pemeluknya akan dieliminasi atau dipenjara, akan ada agama baru dan semuanya akan berada dalam satu agama (dibawah Dajjal ??? )

Untuk membaca secara lengkap terkait buku The New World Order silahkan lihat artikel berbahasa Inggris berikut: https://archive.org/details/TheNewWorldOrder_342

Oleh karena itu Sahabat Mentari, Kita sebagai Umat Islam harus yakin dengan Pusaka yang Rasulullah SAW wariskan kepada kita yaitu kita harus berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Sunnah. Pola Pikir kita sebagai Muslim harus sesuati 2 pusaka tersebut, agar hidup kita selamat di Dunia dan Akhirat.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
16:41 | 0 comments | Read More

Islamic Sunday Mentari: Pelajar Muslim Gaul Prestatif

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Wednesday, February 24, 2016 | 21:06

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Islamic Sunday Mentari kembali hadir di Sekolah, Alhamdulillah kali ini menyambangi SMP Al-I'anah (Jalan Kaum) Cianjur.

Tema Acara kali ini adalah: Pelajar Muslim Gaul Prestatif bersama Trainer Yayasan Peduli Remaja Mentari Cianjur dan juga Excellent Motivando Kang Novie Setiabakti

Catat yah Tanggal Mainnya:
Hari/Tanggal: Ahad/28 Februari 2016
Waktu: Jam 09.00 - 11.00
Tempat: Aula SMP Al-I'anah Cianjur


Untuk Pelajar Cianjur yang di sekitar SMP Al-I'anah Cianjur bisa merapat kesana yah ... Don't Miss It ^_^

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
21:06 | 0 comments | Read More

Buya Yahya - Tips Agar Terhindar dari Pacaran

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Thursday, February 18, 2016 | 06:33


Seorang Mahasiswa bertanya kepada Buya Yahya yang meminta Tips agar terhindar dari Pacaran. Dimana hampir semua teman kulianya berpacaran.

Buya Yahya menjawab bahwa rasa suka terhadap lawan jenis adalah manusiawi tapi Islam mengatur hubungan jenis agar sesuai syariat.
06:33 | 0 comments | Read More

Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Ikatan Dinas: Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN)

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Tuesday, February 16, 2016 | 17:34

Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) adalah Perguruan Tinggi Kedinasan dibawah koordinasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang didirikan berdasarkan surat Mendiknas Nomor 19/MPN/2002 tanggal 17 Januari 2002 dan diselenggarakan oleh Lembaga Sandi Negara berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2003 tanggal 17 April 2003 tentang Pendirian Sekolah Tinggi Sandi Negara.

STSN merupakan peningkatan status dari Akademi Sandi Negara (AKSARA) yang menjalankan program Diploma III selanjutnya menjadi STSN yang menjalankan program Diploma IV. Lulusan STSN memiliki kemampuan untuk menjawab tantangan perkembangan teknologi informasi dan ancaman terhadap pengamanan informasi rahasia serta tuntutan pengguna persandian di lingkungan instansi pemerintah. Sebagai institusi pendidikan di bidang sandi dan aplikasinya, STSN mendidik Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dalam hal pengetahuan dan aplikasi teknis persandian.

STSN merupakan salah satu lembaga atau institusi pendidikan yang mendukung terselenggaranya pertahanan negara melalui penyediaan sumber daya manusia terdidik yang memiliki kompetensi khusus dibidang pengamanan informasi, khususnya persandian. Melalui kompetensi tersebut, lulusan STSN mampu mengamankan informasi yang sifatnya strategis dan rahasia yang menjadi aset negara. Informasi rahasia yang dimiliki oleh suatu negara menjadi sasaran utama bagi pihak-pihak lawan atau yang tidak berkepentingan untuk dapat mengambil keuntungan baik dari aspek politis, sosial, ekonomis maupun yang terkait pertahanan dan keamanan negara.

Dalam Undang-Undang Dasar 1945 Bab X tentang Warga Negara dan Penduduk, pasal 27 ayat (3) menyatakan bahwa “setiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara”, artinya setiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam mempertahankan dan membela negara. Mahasiswa dan/atau lulusan STSN merupakan SDM potensial dalam mendukung pertahanan negara karena memiliki kesiapan fisik, pengetahuan, dan kemampuan di bidang keamanan informasi. Dengan bermodalkan kesadaran akan pengamanan, mahasiswa dan/atau lulusan STSN memiliki dedikasi, loyalitas dan integritas tinggi yang dilengkapi dengan kemampuan dibidang keamanan informasi dan sandi.

PERSYARATAN PENDAFTARAN

  1.     Warga Negara Indonesia (WNI)
  2.     Siswa kelas XII atau lulusan SMA jurusan IPA atau Madrasah Aliyah jurusan IPA
  3.     Nilai Matematika dan Bahasa Inggris (teori) masing-masing minimal 8 (delapan) pada semester IV dan V
  4.     Usia minimal 17 (tujuh belas) tahun dan tidak melebihi dari 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 15 September 2016.
  5.     Sehat jasmani dan rohani, tidak cacat fisik dan mental.
  6.     Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan di STSN.
  7.     Tidak sedang menjalani Ikatan Dinas dengan instansi lain.
  8.     Bersedia mematuhi peraturan STSN dan menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID)
Catat Yah untuk Pendaftaran Online Tanggalnya adalah 14 - 29 Maret 2016 dan silahkan akses Alamat: spmb.stsn-nci.ac.id
17:34 | 0 comments | Read More

Pemkot Depok Imbau Hindari Perayaan Valentine’s Day

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Friday, February 12, 2016 | 06:10


Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat, mengeluarkan surat imbauan agar para pelajar dan sekolah menghindari perayaan Valentine’s Day.

Surat tersebut dikeluarkan dan ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemkot Depok, Herry Pansila, bahkan sejak jauh—jauh hari, tepatnya 28 Januari 2016.

Surat bernomor 421/454-Set.um itu ditujukan kepada para Kepala SD, SMP, SMA, SMK negeri dan swasta se-Depok.

Di antara poin penyampaiannya, setiap sekolah diimbau untuk, “Mengisi kegiatan- kegiatan positif, yang sesuai dengan nilai-nilai budaya ketimuran negara Indonesia, dan menghindari kegiatan Valentine’s Day.”

Kemudian, kepada para orangtua dan wali murid, diimbau untuk meningkatkan keharmonisan dan ketahanan keluarga, dengan mengajak putra/putri mereka melakukan kegiatan positif.

“Di rumah maupun di luar rumah, seperti rekreasi bersama,” sebutnya, dalam surat yang diterima hidayatullah.com di Kantor Pemkot Depok, Kamis (11/02/2016) siang.

Herry, dalam surat itu, menyebut, imbauan tersebut dikeluarkan dalam upaya mewujudkan sumber daya manusia yang religius dan berdaya saing di Depok.

Selain itu, juga untuk mempersiapkan generasi terbaik yang berbudi pekerti di masa depan. Sementara itu, sejumlah pelajar yang ditemui media ini di pusat kota Depok, menyambut baik surat imbauan tersebut. Mereka pun ogah merayakan perayaan yang disebut “hari kasih sayang”.

Misalnya, Vivi, seorang pelajar SMK 1 Depok. Ia berkata, “Valentine’s Day adalah kebudayaan dari Barat yang banyak dampak negatifnya”. Vivi menambahkan, dalam Islam pun, tidak ada ajaran tentang merayakan hari valentine. “Kalau Valentine’s Day sendiri saya kurang suka, dan bagusnya kalau pas hari valentine di rumah aja,” kata Ahmad Rifai, pelajar sebuah sekolah negeri di Beji, Depok.

Sedangkan Afifah, siswi SMK Islam Wijaya Kusuma, mengatakan, tidak begitu setuju dengan hari valentine. “Karena dalam Islam tidak ada yang namanya hari valentine,” ujarnya.*
06:10 | 0 comments | Read More

Gita Adina Nasution, Penemu Obat Diabetes Kembali Mengukir Prestasi

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Thursday, February 11, 2016 | 06:33

 Sumber: usu.ac.id

Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) Gita Adina Nasution kembali menorehkan prestasi skala nasional. Kali ini Gita berhasil menjadi juara pertama dalam ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Award 2015 yang digelar Kemenristekdikti di Politeknik Negeri  Ambon.

Gita Adina Nasution adalah mahasiswa yang menciptakan obat racikan  bernama Kopi Gula Gita (Kolagit) yang efektif menyembuhkan penyakit diabetes. Atas temuan itu, Gita telah beberapa kali diganjar prestasi nasional dan yang terbaru adalah Juara I dalam ajang KMI Award 2015.

Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) sendiri adalah upaya Kemenristekdikti untuk meningkatkan jumlah mahasiswa yang berwirausaha sesuai dengan yang ditetapkan di dalam Indikator Kinerja Sasaran Strategis, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan pada tahun 2015. Kegiatan berbentuk expo  itu dilaksanakan  pada 9-13 September 2015.

Sebelumnya Nama Gita sudah sangat dikenal karena berhasil menemukan Obat penyembuh Diabetes, dimana yang menjadi Pasien-nya sendiri adalah Ayah Kandungnya.

Muda Mulia dan Berprestasi ... keren bingit Sob
06:33 | 0 comments | Read More

Ini Bukti Sinetron Anak Jalanan Tidak Mendidik dan Tidak Layak Tonton!

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Wednesday, February 10, 2016 | 14:09

Sinetron “Anak Jalanan” tampaknya tengah menjadi primadona dan memiliki banyak penggemar di tanah air. Mendapatkan antusiasme besar dan banyak penggemar, sudah seharusnya membuat sinetron ini memberi pesan positif dalam alur ceritanya. Namun pada kenyataannya justru tidak demikian. Banyak netizen menilai sinetron Anak Jalanan RCTI tidak mendidik dan justru merusak proses pembentukan karakter bangsa. Kami mengumpulkan beberapa alasan yang kerap dilontarkan netizen ketika membahas kenapa sinetron Anak Jalanan dianggap tidak mendidik dan layak tonton.

1 Balapan Liar Bukan Masalah
Dari cover sinetronnya saja kita sudah dapat menebak bahwa sinetron ini banyak menceritakan mengenai “balapan”. Tapi balapan dalam sinetron tidak seperti seharusnya. Seharusnya balapan dilakukan di lintasan balapan dengan perlengkapan keamanan dan dilakukan oleh profesional bukan oleh anak SMA. Dalam sinetron ini tidak sedikit adegan balapan dilakukan di jalanan ibu kota.


Bayangkan saja jika sinetron ini kemudian ditiru oleh remaja atau anak anak muda yang tidak bertanggung jawab. Balapan ilegal akan marak dijalanan dan membahayakan nyawa orang lain dan dirinya sendiri.

2 Selesaikan Masalah Dengan Berkelahi & Balapan
Ada adegan dalam sinetron dimana tokoh utama memiliki masalah dengan salah satu geng motor yang kemudian berimbas perkelahian dan di selesaikan dengan balapan liar. Duh, coba bayangkan jika anak-anak SMA berkelahi dan melakukan balapan liar di jalanan perkotaan yang ramai penduduk seperti yang ada dalam sinetron tentunya akan sangat berbahaya.

3 Geng Motor Itu Keren
Geng Black Cobra , geng Bang Kobar, geng Menteng, geng Warrior, geng Serigala merupakan sebagian kecil nama-nama geng motor yang ada dalam sinetron tersebut. Geng motor digambarkan dengan anggota berseragam dengan motor yang bagus. Sinetron ini menunjukan bahwa keberadaan geng motor merupakan suatu hal yang keren dan dapat membuat seseorang lebih diakui.

Sebagaimana kita ketahui pihak kepolisian tentu sudah berupaya keras memberantas geng motor yang menjamur. Geng motor yang identik dengan balapan liar dan dilegkapi senjata tajam lambat laun sudah mulai terkikis eksistensinya. Namun dengan munculnya sinetron seperti ini yang notabenya banyak sekali di tonton, tidak menutup kemungkinan akan muncul geng motor baru dimana-mana yang akan meresahkan warga

4 Kabur Dari Rumah
Dalam sinetron ini ada adegan dimana seorang perempuan, anak SMA diceritakan bertengkar dengan orang tuanya kemudian ia kabur dari rumah dan tinggal di kamar kos-kosan teman laki-lakinya.

Tentunya hal itu merupakan sikap yang sangat buruk dan tidak layak untuk dicontoh.

5 Pacaran Itu Hal Lumrah
Adegan anak SMA bermesraan dengan pacar, pakaian minim sepertinya bukan hal yang aneh. Sinetron bisa saja dijadikan trendsetter oleh para penontonnya yang juga masih abege! Sudah seharusnya adegan seperti itu dihilangkan!

6 Menyusun Rencana Jahat
“saya harus memikirkan rencana jahat”, “saya akan membuat dia menderita” kalimat khas sinetron di indonesia. Orang yang licik dan luar biasa jahat, mengeluarkan ribuan cara untuk membuat orang yang di benci menderita. Sepertinya sutradara sinetron di indonesia sudah terbiasa menyisipkan para karakter antagonis yang tidak masuk akal seperti ini.

7 Penjualan Sepeda Motor Naik 16%
Michael C Tanadhi, Deputi Head Sales & Promotion, PT. Kawasaki Motor Indonesia mengatakan “Berkah. Kita tadinya takut dengan kondisi ekonomi, ternyata ketolong sinetron Anak Jalanan.” Oke, kondisi seperti ini mungkin menguntungkan pihak penjual. Tabi coba bayangkan jalanan akan semakin macet ditambah lagi! Kemudian bagaimana jika sebagian besar pembeli tersebut ternyata belum memiliki SIM atau pengendara di bawah umur, seperti yang digambarkan dalam sinetron ini. Tentu akan menimbulkan masalah baru nantinya.

8 Jam Tayang yang Berlebihan
Bagaimana sinetron ini tidak memberikan pengaruh bagi penontonnya, bayangkan saja, jam tayang sinetron ini tidak masuk akal. Dalam sehari sinetron Anak jalanan bisa tayang lebih dari 3 jam atau tiga- sampai empat episode berturut-turut. Mungkin rating yang tinggi menjadi alasannya guna mendapatkan keuntungan yang besar. Sebenarnya hal tersebut tidak menjadi masalah JIKA kontern dari sinetron ini mendidik dan memang baik untuk di tonton.

9 Ditegur KPI (Komisi Penyiaran Indonesia)
Sinetron Tak BerkualitasKomisi Penyiaran Indonesia (KPI) juga sudah melayangkan teguran tertulis terkait adegan kekerasan di beberapa episode Anak Jalanan. Seperti dilansir dari laman KPI, mereka menemukan sejumlah pelanggaran di episode penayangan 31 Desember 2015 pukul 20.09 WIB. Di episode tersebut memang menampilkan adegan pengeroyokan oleh sekelompok geng motor terhadap seorang pria hingga membuatnya jatuh pingsan

Sinetron produksi Sinemart tersebut dinilai melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 14 dan Pasal 21 Ayat (1) serta Standar Program Siaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 15 Ayat (1) dan Pasal 37 Ayat (4) huruf a. Karena itu, KPI menjatuhkan sanksi administrasi berupa teguran tertulis untuk sinetron ini.

Saya kira tentu tidak sedikit remaja atau anak-anak kecil yang turut meyaksikan sinetron ini. Hurlock menjelaskan remaja berarti tumbuh atau tumbuh menjadi dewasa. Istilah tersebut memiliki arti yang lebih luas, mencakup, kematangan mental, emosional, sosial dan fisik. Remaja yang memasuki masa transisi dan pencarian jati diri, belum memiliki kematangan secara emosional. Oleh karena itu bisa saja adegan kekerasan dalam sinetron ditiru.

Remaja cenderung mencari “tokoh” panutan bagi dirinya terlebih jika ia tidak mendapatkannya dari kedua orang tuanya. Coba bayangkan jika tokoh panutannya tersebut adalah tokoh dalam sinetron seperti ini. Secara tidak sadar mereka mengikuti dan menjadikan tokoh fiktif dalam sinetron tersebut panutan.

Disini KPI yang seharusnya bersikap tegas. Teguran tertulis saja sepertinya tidak cukup, saya kira sinetron seperti ini lebih baik dihentikan karena banyak memberikan dampak negatif daripada dampak positif.

Sumber: www.duniaku.net
14:09 | 0 comments | Read More

Islamic Sunday Spesial: KADO (Kontak & Dialog) Cinta - Ketika Pemuda Islam Jatuh Cinta

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sahabat Mentari, Alhamdulillah Islamic Sunday kembali hadir di Tahun 2016. Kali ini moment-nya sangat spesial karena bertepatan dengan Tanggal 14 Februari 2016. Kenapa spesial? karena buat sebagian Kawula Muda yang gak jelas arah hidupnya, Tanggal 14 Februari itu dijadikan moment untuk memperingati sesuatu yang datangnya bukan dari Islam dan terdapat banyak mudharat didalamnya dengan label "Kasih Sayang".



Tema Islamic Sunday kali ini adalah  
KADO (Kontak & Dialog) Cinta: Ketika Pemuda Islam jatuh Cinta

Catat detail acaranya ya Sahabat Mentari:
Tempat             : Mesjid Toserba Selamat Cipanas
Hari& Tanggal : Ahad, 14 Februari 2016
Pengisi Acara   : Novie Setiabakti (Trainer Excellent Motivando)

Info Lebih Detail: 08567998228

Dapatkan Tips Keren:
- Manajemen Galau
- Trik Jitu biar gak Baper melulu
- Amalan-amalan Jomblo Mulia
- Makin keren dengan bangun Cinta
10:36 | 0 comments | Read More

Jadi Jomblo Pas Valentinan, Trus Masalah Gitu ???

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Tuesday, February 9, 2016 | 19:50

Sobat Mentari,

Buat sebagian kawula muda, Hari Sayang atau Valentine Day adalah moment yang sangat spesial. Karena di hari itu ada perayaan yang "katanya" dirayakan oleh orang-orang yang mencintai, terutama buat pasangannya alias Pacar. Trus gimana dengan yang Jomblo? Apakah mereka harus bersedih hati karena tidak punya Pasangan untuk berbagi Kasih Sayang?

Sob ... kalau kita mengikuti pola pikir dan tren kekinian yang tidak berdasarkan aturan, walaupun itu pendapat kebanyakan orang dan tidak berdasarkan aturan yang jelas yaitu Syariat Islam, maka yang terjadi adalah kehidupan Sobat Mentari gak akan pernah bahagia. Karena yang jadi patokan kebagiaan kita adalah pendapat orang-orang bukan Allah SWT, coba kalau yang kita jadikan patokan adalah Ridho Allah SWT ... maka apapun yang terjadi kebahagiaan akan senantiasa hinggap di diri kita.

Coba kita berpikir secara jernih sebentar saja, sebenarnya Valentinan itu sendiri apa sech? dan mengapa harus menjadi spesial? dan mengapa juga kita sampai dibuat minder karena jadi Jomblo pas Valentinan?

Padahal kalau Sobat Mentari mau "Googling" saja sebentar, pasti Woles-woles saja kalo pas Valentine Day. Buat Sobat Mentari supaya lebih faham apa itu Valentinan, Baca nech biar mantaps dan gak galau --> Sejarah Valentine Day, Maksiat Berbungkus Hari Kasih Sayang )

Gimana udah dibaca? sebenarnya jika Sobat Mentari faham akan tujuan hidup sebagai seorang Muslim maka mengungkapkan Kasih Sayang adalah rutinitas yang akan dilakukan setiap saat, dengan catatan sesuai aturan Islam. Karena jika mengungkapkan Kasih Sayang tidak berlandaskan Syariat Islam maka yang terjadi adalah kita bermaksiat kepada Allah SWT.

Lagian jika dipikir-pikir, ngerayain Valentinan ngabisin energi kepada hal yang gak penting. Contohnya: Punya Uang yang yang dikasih Orang Tua buat dibeliin Cokelat trus dikasih buat pasangannya (emang nyari duit itu gampang??? ). Atau parahnya lagi pas Valentinan bermaksiat dengan Pasangan yang gak halal alias Pacar ... beuh rugi banget Sob, pasti nyesel Dunia dan Akhirat.

Mending sekarang Sobat Mentari fokus pada hal yang penting buat masa depan, inget ... kalau sekarang masih SMP atau SMA maka harus mengukir jalan menuju kesuksesan dengan belajar segiat mungkin dan bergaul dengan orang-orang Shaleh agar jika Dewasa nanti selain pintar dari sisi Keilmuan dibarengi dengan Pemahaman Agama yang bagus.

Trus kalau jadi Jomblo pas Valentinan, itu bukan masalah besar Sob ... karena kita jadi Jomblo berkat idealisme kita, bukan karena keadaan :D

Kita adalah Jomblo Mulia dan Berbahagia ... camkan itu ^_^
19:50 | 0 comments | Read More

Tidak Ada Adzab Seberat Kaum Nabi Luth Karena Menjadi Gay


KAUM LBGT (Lesbian, Biseksual, Homoseksusl, Transgender) saat ini menjadi pembicaraan hangat berbagai kalangan setelah kebberanian mereka mengibarkan berbai aksinya secara terang-terangan.

Kelompok manusia pengidap penyakit seks menyimpang (gender identity disorder) ini secara terang-terangan menyebarkan penyakit mereka ke seluruh elemen masyarakat melalui lobi-lobi politik dan sosial demi mendapatkan hak yang sama dengan orang-orang normal lainnya.

LGBT saat ini bukan isapan jempol belaka, tapi telah menjadi penyakit sosial kronis menular yang harus dicegah dan ditangani secara serius. Pegiat LBGT dengan berbagai cara mencari pembenaran atas penyakit yang mereka derita, dengan mengatakan bahwa LBGT bukanlah penyakit tetapi merupakan hak asasi manusia yang harus diperjuangkan sebagaimana hak-hak perempuan.

Disebukan geliat mereka terhitung lama sejak 1952 melalui DSM (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder)yang awalnya berkesimpulan bahwa homoseksual adalah gangguan sosio phatik. Gangguan tersebut tidak sesuai dengan norma sosial, sehingga merupakan perilaku yang abnormal.
Seiring waktu, DSM III menyatakan bahwa homoseksual bukanlah sebuah gangguan  pada tahun 1973 di Amerika. Sedang WHO (1992) menyatakan, homoseksual bukanlah suatu penyakit. [Baca:  Lima Dari Tujuh Orang Tim Pembuat DSM Adalah Homo]

Ajaran Islam sebagai undang-undang untuk suatu tatanan hidup mulia, telah menjelaskan hukum bagi segala hal yang terjadi di antara manusia, termasuk persoalan LGBT  tersebut. Ada beberapa istilah dan pembahasan yang disebutkan dalam kitab-kitab fiqh. Di antaranya bahasan tentang khuntsa, mukhannats dan mutarajjil, liwath, serta sihaq.

Pertama: Khuntsa. Dalam kitab al-Mausu’ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyah dijelaskan, khuntsa adalah orang yang memiliki dua jenis kelamin, kelamin laki-laki dan perempuan. Jika kelamin laki-laki lebih menonjol maka dia dihukumi sebagai laki-laki dan jika kelamin perempuan lebih tampak, maka dia dihukumi sebagai perempuan (al-Mausu’ah Juz 36: 265). Sebagaimana berlaku baginya hukum laki-laki atau perempuan setelah diperoleh kejelasan jenis kelamin tersebut. Sebabseseorang tidak mungkin memiliki dua jenis kelamin yang berbeda dalam porsi yang sama.

Kedua: Mukhannats dan mutarajjil. Muhkannats yaitu laki-laki yang meniru wanita dalam penampilan, tingkah laku dan cara bicara. Sebaliknya nama yang disebut terakhir berarti perempuan yang meniru laki-laki dalam penampilan, tingkah laku dan cara bicara.
Tasyabbuh atau meniru seperti ini termasuk hal yang diharamkan dan tergolong dosa besar serta terlaknat (Mausu’ah FiqhIslamy, Juz 5, hal 129).
Hal ini dikuatkan dalam hadits Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam (Saw)

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، قَالَ: لَعَنَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ المُخَنَّثِينَ مِنَ الرِّجَالِ، وَالمُتَرَجِّلاَتِ مِنَ النِّسَاءِ، وَقَالَ: «أَخْرِجُوهُمْ مِنْ بُيُوتِكُمْ

Dari Ibnu Abbas Radhiyahallahu anhu (Ra) berkata: Nabi melaknat mukhannatsin dari laki-laki dan mutarajjilat dari perempuan. Nabi bersabda: “Keluarkan mereka dari rumah-rumah kalian.” (HR. Imam al-Bukhari).

Disebutkan dalam kitab al-Fiqhu ‘ala al-Madzahib al-Arba’ah (Juz 5 hal. 122), siapapun laki-laki berkelakuan seperti wanita atau sebaliknya, harus diasingkan jauh dari kerabat dan sanak saudara juga dari teman-teman yang telah mempengaruhinya. Sesuai yang diperintahkan oleh  Nabi: Keluarkan mereka dari rumah-rumah kalian.

Ketiga: Liwath (homoseksual). Dalam pengertian fiqh adalah perbuatan keji (fahisyah) seperti yang dilakukan oleh kaumNabi Luth. Sedang sihaq (lesbian) adalah perbuatan (zina) yang dilakukan perempuan dengan perempuan sebagaimana yang dilakukan laki-laki dengan perempuan (al-Mausu’ah al-Fiqhiyah al-Kuwaitiyyah, Juz 24: 251).
Liwath adalah perbuatan keji yang dilakukan kaum Nabi Luth Alaihis salaam (As) yang tidak pernah dilakukan sebelumnya oleh siapapun. Allah berfirman:

وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ ، إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّسَاءِ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ

“Dan ingatlah Luth ketika berkata pada kaumnya: Apakah kalian melakukan al-fahisyah yang belum pernah dilakukan seorangpun di alam ini. Sungguh kalian mendatangi laki-laki bukan wanita dengan penuh syahwat. Sungguh kalian kaum yang melampaui batas.” (QS. Al-A’raf [7]: 81).

Senada Ibnu al-Qayyim menerangkan, ketika akibat buruk/dampak dari perbuatan liwaath adalah kerusakan yang besar, maka balasan yang diterima di dunia dan akhirat adalah siksaan yang berat (al-Jawab al-Kafi liman Sa-ala ‘an ad-Dawaa asy-Syafi).
Hukuman berat tersebut berupa adzab yang bertubi-tubi pada pelaku homoseksual dari kaum Nabi Luth. Mereka dibinasakan dengan suara yang keras, dibenamkan ke dalam tanah lalu dihujani dengan batu.

لَعَمْرُكَ إِنَّهُمْ لَفِي سَكْرَتِهِمْ يَعْمَهُونَ ، فَأَخَذَتْهُمُ الصَّيْحَةُ مُشْرِقِينَ ، فَجَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ

Sungguh mereka terombang-ambing dalam kemabukan mereka (kesesatan). Maka mereka dibinasakan oleh suara keras ketika matahari akan terbit. Maka Kami jadikan bagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu dari sijjil.” (QS. Al-Hijr [15]: 72-74).

Tiga bentuk siksaan sekaligus yang ditimpakan kepada pelaku gay dari kaum Nabi Luth menunjukkan beratnya kejahatan yang mereka perbuat. Untuk itu mayoritas ulama (jumhur) sepakat membunuh pelaku perbuatan dosa tersebut, baik pelaku maupun korbannya. Jumhur ulama menyepakati hukum had yang ditegakkan pada mereka haruslah lebih berat daripada had zina. Mereka hanya berselisih tentang cara penegakan hukum had tersebut.
Ibnu Abbas meriwayatkan:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ وَجَدْتُمُوهُ يَعْمَلُ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ، فَاقْتُلُوا الْفَاعِلَ وَالْمَفْعُولَ بِهِ

Rasulullah bersabda: “Barangsiapa melakukan perbuatan kaum Luth, maka bunuhlah pelaku dan korbannya.” (HR. Ibnu Majah).

Melihat beratnya adzab dan hukuman yang harus ditimpakan pada pelaku homoseksual, menjadikan umat Islam tak boleh berpangku tangan membiarkan para pegiat LGBT melakukan lobi sosial dan politik untuk mendapatkan legalitas hukum dan penerimaan dari masyarakat. Karena bisa jadi adzab yang ditimpakan bukan hanya mengenai para pelaku dan pegiat LGBT tersebut, namun juga menimpa manusia yang hanya diam menonton tak berbuat sesuatu apapun.
Allah berfirman:

واتقوا فتنة لا تصيبن الذين ظلموا منكم خاصة واعلموا أن الله شديد العقاب

“Dan takutlah kalian pada adzab yang tidak hanya menimpa orang-orang yang zhalim di antara kalian saja. Dan ketahuilah bahwa Allah sangat pedih siksaan-Nya.” (QS. Al-Anfal [8]: 25).

Masih ada waktu bagi para penganut LGBT, segeralah bertaubat. Minta ampunan Allah. Semoga kalian dikembalikan pada fithrah sesungguhnya.* (Hidayatullah.com)
11:08 | 0 comments | Read More

Pemerintah Malang Larang Siswa Rayakan Valentine


Dinas Pendidikan Kota Malang mengeluarkan surat edaran yang berisi larangan merayakan Valentine bagi para siswa-siswi di Kota Malang.

Dalam surat itu disebutkan Disdik Kota Malang melarang perayaan Valentine yang tidak sesuai dengan nilai moral, religius, dan nilai budaya Indonesia baik di dalam maupun di luar sekolah.

Surat itu tertanggal 1 Februari 2016 dan ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang. Melalui surat itu Disdik menganjurkan agar sekolah membuat surat edaran kepada orang tua/wali murid untuk melakukan pengawasan terhadap putra-putrinya.

Pengawasan dilakukan agar para pelajar tidak melakukan hal-hal negatif yang dapat merugikan diri sendiri dan masa depan mereka. Sekolah diharapkan memberi penguatan moral dan pengertian kepada seluruh peserta didik.  Kasih sayang akan lebih bermakna apabila diberikan kepada orang tua, saudara, atau orang-orang yang berjasa dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Disdik Kota Malang, Zubaidah, mengatakan surat tersebut dibuat untuk membentengi moral generasi muda dari budaya yang tidak sesuai dengan norma-norma di Indonesia.  "Jika masih ada sekolah yang merayakan Valentine maka pihak sekolah yang harus bertanggung jawab terhadap kegiatan tersebut karena kita sudah menyarankan agar tidak merayakan Valentine," kata Zubaidah pada Jumat (5/2).

Surat edaran tersebut bernomor 421.3/0452/35.73/307/2016 dan ditujukan kepada Kepala SMP, SMA, SMK negeri dan swasta di Kota Malang. (Republika Online)
10:58 | 0 comments | Read More

Satpol PP Awasi Hari Valentine di Makassar


Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto akan menurunkan pasukan Satuan Polisi Pamong Praja guna mengawasi pelajar merayakan "Valentine Day" atau hari kasih sayang yang berasal dari budaya barat.

"Saya larang keras perayaan valentine terutama bagi anak sekolah yang sifatnya negatif. Saya akan operasi untuk itu," kata Wali Kota Ramdhan Pomanto di rumah jabatan jalan Pasar Ikan, Losari, Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad (7/2).

Selain itu pihaknya akan melakukan operasi pengawasan penyelenggaran Valentine dengan menerjunkan aparat dari Satpol PP Pemkot Makassar bekerja sama dengan bantuan aparat TNI dan POLRI. Untuk urusan tersebut, kata pria disapa akrab Danny Pomanto ini menegaskan komitmennya melarang anak sekolah merayakan Valentine dengan melibatkan personel Satpol PP siap melakukan pengawasan secara massif.

Danny juga telah mengeluarkan surat edaran bernomor 421.3./0618/S.E/DPK/III/201 tentang tidak merayakan Valentine Day/Hari Kasih Sayang ditujukan kepada UPTD Pendidikan Kota Makassar, Kepala Sekolah SD, SMP/MTs Negeri maupun swasta, SMA/SMK/MA Negeri maupun swasta.

"Anak sekolah dilarang merayakan hari valentine yang tidak mendidik dan amoral. Sudah saya keluarkan surat edaran sekaligus instruksi kepada sekolah masing-masing," ujarnya.

Menurut dia, perayaan valentine saat ini bisa dikategorikan negatif apabila dipersepsikan ke dalam hal yang dilarang seperti penyalagunaan narkoba, pesta minuman keras, hingga seks bebas dan menggunakan kondom bukan pada peruntukkannya. (Republika Online)
10:53 | 0 comments | Read More

Setia Furqon Kholid: Single Sampai Nikah #JombloMulia

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Saturday, February 6, 2016 | 08:21


Sahabat Mentari,
Galau karena masih jadi Jomblo? jangan khawatir Sob ... karena sesungguhnya jika itu sebagai pilihan dan bentuk ketaatan kita kepada Allah SWT maka kemuliaan yang akan kita dapatkan.
Dengan jadi Jomblo kita bisa fokus belajar dan membahagian orang tua serta tidak membuang energi serta jauh dari dosa.

Silahkan lihat Video dari Kang Setia Furqon Kholid untuk inspirasi Sahabat Mentari semua ... semangat untuk Jomblo Mulia
08:21 | 0 comments | Read More

(Video Klip) The Prestigious - Terimakasih Untukmu

Sebuah Video Klip dan lagu yang dinyanyikan oleh Santri Gontor yang bertemakan tentang ucapan terima kasih kepada Guru dan Ustadz di Pondok Modern Darussalam Gontor yang telah mendidik mereka.

Inspirasi buat Sahabat Mentari untuk senantiasa menghargai Ustadz dan Guru yang sudah mendidik, jangan pernah lupakan mereka.


07:32 | 0 comments | Read More

UPI Bandung Gratiskan Biaya Kuliah dengan Beasiswa

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Friday, February 5, 2016 | 13:50


Universitas Pendidikan Indonesia membebaskan biaya bagi sekitar 10.000 mahasiswa di delapan fakultas yang ada. Pembiayaan kuliah ditanggung melalui skema beasiswa, baik melalui program Bidikmisi, dari UPI, maupun dari berbagai kerja sama yang dilakukan UPI dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan berbagai pihak.

“Dengan memberikan beasiswa, diharapkan mahasiswa yang belajar tidak hanya dari kalangan kelas menengah atas, malainkan juga berasal dari masyarakat dari tingkat ekonomi kelas menenangah ke bawah. Selama memiliki kualifikasi akademik yang baik, mereka memiliki banyak jalan untuk melanjutkan kuliah,” kata Dr. rer.nat. Asep Supriatna, M.Si., Pelaksanaan Penerimaan Mahasiswa Baru UPI saat melakukan sosialisasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) di Kantor LAPAN, di Pameungpeuk, Garut Selatan, Kamis (4/2/2016). Hadir dalam kesempatan itu, ratusan Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan dari SLTA di daerah Jabar Selatan.

Menurut Dr. Asep Supriatna, sebetulnya tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak meneruskan kuliah setelah menyelesaikan belajar di bangku Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA). Syaratnya, mereka harus menjaga prestasi akademik sejak SD, SLTP, SLTA, bahkan saat kuliah. Dengan memiliki prestasi akademik yang baik, setiap mahasiswa memungkinkan mendapatkan biaya kuliah, bahkan memungkinkan meraih beasiswa dengan biaya hidup.


Menjelaskan tentang SNMPTN, jika mahasiswa ingin masuk UPI, mereka sebaiknya mencantumkan UPI dengan Prodi yang diinginkannya pada pilihan pertama. Sebab, pendaftar dapat memilih sebanyak-banyaknya dua PTN. Apabila memilih dua PTN, maka salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan SMA asalnya. Apabila memilih satu PTN, maka PTN yang dipilih dapat berada di provinsi mana pun.

“Pendaftar dapat memilih sebanyak-banyaknya tiga program studi dengan ketentuan dalam satu PTN sebanyak-banyaknya boleh memilih dua program studi. Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan. Siswa SMK hanya diizinkan memilih program studi yang relevan dan ditentukan oleh UPI,” ujar Asep Supriatna.


Menjelaskan tentang biaya SNMPTN, Asep Supriatna mengatakan, semua ditanggung pemerintah, sehingga siswa pendaftar tidak dipungut biaya apa pun atau gratis. Secara umum, seleksi dilakukan untuk mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas secara akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi akademik lainnya yang relevan dengan program studi yang dipilih.

“UPI memperhitungkan rekam jejak kinerja sekolah, antara lain: akreditasi sekolah, prestasi mahasiswa alumni sekolah bersangkutan, jumlah siswa yang diterima melalui jalur SNMPTN, SBMPTN dan Seleksi Mandiri tahun sebelumnya, serta prestasi lainnya yang ditentukan oleh UPI. UPI menggunakan rambu-rambu kriteria seleksi nasional dan kriteria yang ditetapkan secara adil, akuntabel, dan transparan,” ujar Asep.

Soal tahapan seleksi, Asep mengatakan, seleksi dilakukan dengan tahapan sebagai berikut: Pendaftar diseleksi di PTN pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan program studi; Pendaftar yang memilih dua PTN, apabila dinyatakan tidak lulus pada PTN pilihan pertama, maka akan diseleksi di PTN pilihan kedua berdasarkan urutan pilihan program studi dan ketersediaan daya tampung.

Sumber: http://berita.upi.edu/?p=8153#more-8153
13:50 | 0 comments | Read More

Catat Nech Peringkat Perguruan Tinggi Calon Tujuan Sahabat Mentari

Sahabat Mentari,
Bagi kamu-kamu yang entar mau Kuliah khususnya yang sudah SMA, tentunya sudah membayangkan bakal kuliah dimana dong. Kalau sebelumnya Kita sudah share Kuliah dengan Beasiswa penuh di Sekolah Kedinasan. Nah sekarang kita akan share Informasi Kampus Negeri dan Swasta yang ada di sekitaran Cianjur. Dimana Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi telah merilis data ribuan Kampus seluruh Indonesia yang berjumlah 3320.

Dimana Kampus yang terletak di Cianjur yaitu Universitas Suryakancana berada di Peringkat 793.

Kemudian ke arah Bogor ada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Institut Pertanian Bogor di Peringkat 3 (dibawah ITB dan UGM serta diatas UI) dan Universitas Juanda di Peringkat 73 dan Universtas Pakuan berada di Peringkat 682 serta Universitas Ibnu Khaldun di Peringkat 314.

Nah di daerah Bandung ada Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Peringkat 19, Univesitas Padjajaran (UNPAD) di Peringkat 7, Universitas Islam Bandung (UNISBA) di Peringkat 32, Universitas Pasundan di Peringkat 139, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) di Peringkat 144, Institut Teknologi Nasional (ITENAS) di Peringkat 86, Universitas Telkom di Peringkat 81 dan tentu Juaranya Institut Teknologi Bandung (ITB) di Peringkat 1.

Untuk lebih detail silahkan download List Klasifikasi Pemeringkatan Kampus yang ada di Indonesia, check it out disini ---> http://ristekdikti.go.id/wp-content/uploads/2016/02/klasifikasi20151.pdf
11:08 | 0 comments | Read More

Perguruan Tinggi Ikatan Dinas dengan Beasiswa Penuh: Sekolah Tinggi Akuntansi Negara

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Thursday, February 4, 2016 | 19:38

 Program Pendidikan
    Program Studi Diploma I Kebendaharaan Negara
    Program Studi Diploma I Kepabeanan dan Cukai
    Program Studi Diploma I Pajak
    Program Studi Diploma III Akuntansi
    Program Studi Diploma III Kepabeanan dan Cukai
    Program Studi Diploma III Pajak
    Program Studi Diploma III Pajak Bumi dan Bangunan/Penilai
    Program Studi Diploma III Kebendaharaan Negara, dan
    Program Studi Diploma III Manajemen Aset        

Syarat Pendaftaran
  • Lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat untuk semua bidang keahlian/jurusan
  • Nilai rata-rata ujian tulis pada ijazah sementara/SKL/SKHUN (bagi lulusan tahun 2015 yang pada saat pendaftaran belum memperoleh ijazah) tidak kurang dari 7,00 (tujuh koma nol-nol) dan nilai tersebut bukan hasil pembulatan
  • Usia berdasarkan tanggal lahir yang tercantum dalam ijazah tidak kurang dari 17 tahun pada tanggal 30 september 2015 dan tidak lebih dari 20 tahun
  • Berbadan sehat,tidak cacat badan, dan bebas dari napza (narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya)
  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan
    Khusus program studi kepabeanan dan cukai ditambahkan persyaratan sebagai berikut :
        Untuk program studi Diploma I:
            Laki-laki tinggi badan minimal 165 cm
            Perempuan tinggi badan minimal 155 cm
        Untuk Program studi Diploma III:
            Berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan minimal 165 cm
        Tidak Buta Warna
        Untuk pengguna kacamata/ lensa kontak minus (rabun jauh) dan/atau plus (rabun dekat) dan
        atau silindris dapat diberikan toleransi maksimal sampai ukuran 2 dioptri

Namun perlu dicacat untuk lulusan STAN sekarang dan tahun sebelumnya tidak langsung diterima menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) karena harus mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD) dengan 3 kali kesempatan, kalau gagal mengikuti tes maka gagal jadi CPNS dan harus mengembalikan uang selama pendidikan dinas. Tapi infonya lulusan STAN tetap diprioritaskan untuk menjadi PNS walaupun nilainya lebih kecil.

Untuk detail lebih lanjut terkait Penerimaan Calon Mahasiswa Baru Tahun ajaran 2016/2017 bisa membuka situs www.stan.ac.id
19:38 | 0 comments | Read More

Sejarah Valentine Day, Maksiat Berbungkus Hari Kasih Sayang

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Tuesday, February 2, 2016 | 17:27


Oleh: Hj. Irena Handono
 
Meski nasihat-nasihat, imbauan-imbauan para ulama, ustadz-ustadzah tentang Valentine selalu didengungkan tiap bulan Februari, tapi ternyata masih banyak orang tua para remaja yang masih berpemahaman salah tentang Valentine’s Day.

Valentine hanya dianggap sebagai budaya remaja modern saja. Padahal ada bahaya besar di balik Valentine yang siap menerkam para remaja. Ini yang tidak disadari para orang tua.

Tiap bulan Februari remaja yang notabene mengaku beragama Islam ikut-ikutan sibuk mempersiapkan perayaan Valentine. Walau banyak ustad-ustazah memperingatkan nilai-nilai akidah Kristen yang dikandung dalam peringatan tersebut, namun hal itu tidak terlalu dipusingkan mereka. “Aku ngerayain Valentine kan buat fun-fun aja….” begitu kata mereka.

Tanggal 14 Februari dikatakan sebagai ‘Hari Kasih Sayang’. Apa benar? Mari kita tilik sejarahnya.

Siapakah Valentine?
Tidak ada kejelasan, siapakah sesungguhnya yang bernama Valentine. Beragam kisah dan semuanya hanyalah dongeng tentang sosok Valentine ini. Tetapi setidaknya ada tiga dongeng yang umum tentang siapa Valentine.

PERTAMA, St Valentine adalah seorang pemuda bernama Valentino yang kematiannya pada 14 Pebruari 269M karena eksekusi oleh Raja Romawi, Claudius II(265-270).Eksekusi yang didapatnya ini karena perbuatannya yang menentang ketetapan raja, memimpin gerakan yang menolak wajib militer dan menikahkan pasangan muda-mudi, yang hal tersebut justru dilarang. Karena pada saat itu aturan yang ditetapkan adalah boleh menikah jika sudah mengikuti wajib militer.

KEDUA, Valentine seorang pastor di Roma yang berani menentang Raja Claudius IIdengan menyatakan bahwa Yesus adalah Tuhan dan menolak menyembah dewa-dewa Romawi. Ia kemudian meninggal karena dibunuh dan oleh gereja dianggap sebagai orang suci.

KETIGA, seorang yang meninggal dan dianggap sebagai martir, terjadi di Afrika di sebuah provinsi Romawi. Meninggal pada pertengahan abad ke-3 Masehi. Dia juga bernama Valentine.

Ucapan ”Be MyValentine”
Ken Sweiger dalam artikel “Should Biblical Christians Observe It?” mengatakan kata“Valentine” berasal dari Latin yang berarti : “Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Yang Maha Kuasa”. Kata ini ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus, Tuhan orang Romawi.

Maka disadari atau tidak, -tulis Ken Sweiger- jika kita meminta orang menjadi “to be myValentine”, hal itu berarti melakukan perbuatan yang dimurkai Tuhan (karena memintanya menjadi “Sang Maha Kuasa”) dan menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Dalam Islam hal ini disebut syirik, artinya menyekutukan Allah Subhannahu wa Ta’ala.

Adapun Cupid (berarti: the desire), si bayi bersayap dengan panah adalah putra Nimrod “the hunter” dewa Matahari. Disebut Tuhan Cinta, karena ia rupawan sehingga diburu wanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri!

Tradisi penyembah berhala
Sebelum masa kekristenan, masyarakat Yunani dan Romawi beragama pagan yakni menyembah banyak Tuhan atau Paganis-polytheisme. Mereka memiliki perayaan/pesta yang dilakukan pada pertengahan bulan Pebruari yang sudah menjadi tradisi budaya mereka. Dan gereja menyebut mereka sebagai kaum kafir.

Di zaman Athena Kuno, tersebut disebut sebagai bulan GAMELION, Yakni masa menikahnya ZEUS dan HERA. Sedangkan di zaman Romawi Kuno, disebut hari raya LUPERCALIA sebagai peringatan terhadap Dewa LUPERCUS, dewa kesuburan yang digambarkan setengah telanjang dengan pakaian dari kulit domba.

Perayaan ini berlangsung dari 13 hingga 18 Februari, yang berpuncak pada tanggal 15. Dua hari pertama (13-14 Februari) dipersembahkan untuk Dewi Cinta (Queen of Feverish Love) Juno Februata. Di masa ini ada kebiasaan yang digandrungi yang disebut sebagai Love Lottery/Lotre pasangan, di mana para wanita muda memasukkan nama mereka dalam sebuah bejana kemudian para pria mengambil satu nama dalam bejana tersebut yang kemudian menjadi kekasihnya selama festival berlangsung. Seiring dengan invasi tentara Roma, tradisi ini menyebar dengan cepat ke hampir seluruh Eropa.

Hal ini menjadi penyebab sulitnya penyebaran agama Kristen yang saat itu tergolong sebagai agama baru di Eropa. Sehingga untuk menarik jemaat masuk ke Gereja maka diadopsilah perayaan kafir pagan ini dengan memberi kemasan kekristenan. MakaPaus Gelasius Ipada tahun 469 M mengubah upacara Roma Kuno Lupercalia ini menjadi Saint Valentine’s Day.

Ini adalah upaya Gelasius menyebarkan agama kristen melalui budaya setempat. Menggantikan posisi dewa-dewa pagan dan mengambil St Valentine sebagai sosok suci lambang cinta.
Ini adalah bentuk sinkretisme agama, mencampuradukkan budaya pagan dalam tradisi Kristen. Dan akhirnya diresmikanlah Hari Valentine oleh Paus Gelasius pada 14Pebruari di tahun 498.

Bagaimanapun juga lebih mudah mengubah keyakinan masyarakatsetempat jika mereka dibiarkan merayakan perayaan di hari yang sama hanya saja diubah ideologinya. Umat Kristen meyakini StValentino sebagai pejuang cinta kasih. Melalui kelihaian misionaris, Valentine’s Day dimasyarakatkan secara internasional.

Jelas sudah, Hari Valentine sesungguhnya berasal dari tradisi masyarakatdi zaman Romawi Kuno, masyarakat kafir yang menyembah banyak Tuhan juga berhala. Dan hingga kini Gereja Katholik sendiri tidak bisa menyepakati siapa sesungguhnya StValentine. Meskipun demikian perayaan ini juga dirayakan secara resmi di Gereja Whitefriar Street Carmelite di Dublin-Irlandia.

Valentin di Indonesia
Valentine’s Daydisebut ‘Hari Kasih Sayang’, disimbolkan dengan kata ‘LOVE’. Padahal kalau kita mau jeli, kata‘kasih sayang’ dalam bahasa inggris bukan ‘love’ tetapi ‘Affection’. Tapi mengapa di negeri-negeri muslim seperti Indonesia dan Malaysia, menggunakan istilah Hari Kasih Sayang. Ini penyesatan.

Makna ‘love’ sesungguhnya adalah sebagaimana sejarah LUPERCALIA pada masa masyarakat penyembah berhala, yakni sebuah ritual seks/perkawinan. Jadi Valentine’s Day memang tidak memperingati kasih sayang tapi memperingati love/cinta dalam arti seks. Atau dengan bahasa lain, Valentine’s Dayadalah HARI SEKS BEBAS.

Dan pada kenyataannya tradisi seks bebas inilah yang berkembang saat ini di Indonesia. Padahal di Eropa sendiri tradisi ini mulai ditinggalkan. Maka, semua ini adalah upaya pendangkalan akidah generasi muda Islam.

Inilah yang dikatakan Samuel Zweimer dalam konferensi gereja di Quds (1935): “Misi utama kita bukan menghancurkan kaum Muslim. Sebagai seorang Kristen tujuan kalian adalah mempersiapkan generasi baru yang jauh dari Islam, generasi yang sesuai dengan kehendak kaum penjajah, generasi malas yang hanya mengejar kepuasan hawa nafsu” (Islampos)
17:27 | 0 comments | Read More

Pemuda dan Perubahan

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Monday, February 1, 2016 | 21:25


Oleh Yunita Rahma
Divisi Syiar Yayasan Peduli Remaja Mentari Cianjur
Mahasiswa Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor

Berikan aku sepuluh pemuda maka akan ku guncang dunia” (Ir. Soekarno)
Pernyataan tersebut yang diutarakan oleh salah satu tokoh bangsa ini, Pemuda adalah sebagai generasi yang mampu mengguncang peradaban. Harapan-harapan besar disematkan kepada Pemuda. Pemuda adalah fase usia yang memiliki kehebatan tersendiri, menurut Dr. Yusuf Qardhawi, pemuda ibarat Matahari maka usia muda ibarat jam 12 ketika Matahari paling bersinar dan paling panas.

Yang pertama kali terbesit ketika dilafalkan kalimat ‘Pemuda’, biasanya yang pertama kali muncul dalam benak adalah pemikiran tentang sebuah kekuatan, semangat yang tinggi dan harapan yang besar. Ketiga potensi itulah yang dominan dimiliki oleh setiap pemuda, semangat yang meledak-ledak serta pola pikir yang menginspirasi dan harapan yang besar. Termasuk sebuah potensi yang siap diledakan sewaktu-waktu yang ledakannya bagaikan dinamit dan TNT.

Pemuda memiliki tindakan sebagai motor, pelopor, penggerak suatu perubahan.  Karena memiliki 3 potensi dilengkapi dengan potensi yang lain termasuk analisa dan ingatan yang tajam, kemauan yang kuat dilengkapi dengan tubuh yang  masih segar dan kuat. Sehingga perubahan bangsa ini digantungkan kepada pundak pemuda karena pemuda juga memiliki tugas sebagai generasi penerus, generasi pengganti, ruh yang baru atau mengubah dan pembaharu.

Perbaikan akan tegak di tangan seorang pemuda yang melakukan sebuah pembinaan karena jika tidak dilakukan sebuah pembinaan maka potensi pemuda tidak akan tergali, semangatnya akan melemah dan potensi yang dimiliki akan hancur karena dimanfaatkan kedalam hal-hal negatif. Pemuda akan menjadi mercusuar perubahan, menerangi dan menggiring perubahan ke arah yang benar dengan mimpi dan niat dari seorang pemuda yang mengandalkan dirinya sendiri untuk berani berbuat dengan tindakan nyata.

Bukti besar bahwa perubahan terjadi berkat adanya semangat dalam pundak seorang pemuda adalah lahirnya pemuda-pemuda yang tercatat dengan tinta emas sebuah sejarah yang tak habis dimakan waktu, yang akan terus tercatat dalam ingatan sosok-sosok negarawan bangsa ini. Dimana saja dan di negara mana saja, kemerdekaan tidak pernah luput dari tangan pemuda.

Dalam sejarah Bangsa Indonesia sendiri Presiden pertama yaitu Ir. Soekarno melakukan perubahan hingga proses Kemerdekaan terjadi salah satunya berkat jasa beliau. Gerakan mahasiswa pada tahun 1965 yang dipelopori oleh Budi Utomo (Tritura), dan yang masih hangat dalam ingatan dan sangat terkenal peruntuhan rezim Orde Baru pada tahun 1998 dipelopori oleh kawanan mahasiswa yang didominasi oleh sosok pemuda.

Hal tersebut membuktikan bahwa pemuda memiliki peranan penting karena adanya intonasi gerakan dan amal yang dilakukan seorang pemuda. Pemudalah yang paling ambisius dan bersemangat menuju perubahan yang lebih baik. Hasan Al-Banna seorang pelopor pergerakan Islam modern di Mesir menyebutkan “Di setiap kebangkitan pemudalah pilarnya, di setiap pemikiran pemudalah pilar-pilarnya.” Begitu juga dalam sejarah Islam pemuda adalah sosok-sosok yang pertama kali beriman, Abu Bakar pada usia 32 tahun, Umar pada usia 35 tahun, Ali pada usia 9 tahun, Utsman usia 30 tahun dan yang masih teringat Muhammad Al-Fatih yang mampu menaklukan Konstantinopel pada usia 21 tahun yang menyebabkan banyak kawan dan lawan kagum terhadap sosoknya.

Kehebatan-kehebatan pemuda dalam Islam pun tak luput dari sebuah pengabadian, dalam sebuah penghargaan karena tokoh-tokoh pemuda tercantum dalam kalimat suci Rabb-nya yang dibukukan (baca: Al-Qur’an) yaitu para pemuda Kahfi yang beriman pada Allah dan rela meninggalkan kaumnya yang diabadikan dalam Surah Al-Kahfi dan ada juga dalam Surah Al-Buruj yang mencatat para pemuda yang tegas akan keimanannya. Pemuda banyak dicantumkan dalam Qur’an, masih ingat akan lima perkara sebelum lima perkara? Pemuda pun tercantum didalamnya (masa mudamu sebelum masa tuamu). Bahkan pemuda termasuk salah satu yang mendapat naungan Allah (Seorang pemuda yang tumbuh besar dalam ibadah dan taat kepada Allah).

Dengan demikian, potensi pemuda sangat diharapkan di setiap bangsa. Sehingga musuh-musuh sangat menyadari akan hal tersebut sehingga mereka berusaha sekuat tenaga untuk mematikan potensi pemuda yang besar dan mematikan potensi pemuda melalui aktifitas yang melenakan dan melalaikan.
Agar hal tersebut tidak terjadi kepada sosok pemuda, ada beberapa solusi yang dicantumkan dalam Al-Qur’an:
  • Pemuda harus menyeru kepada Al-Haq (Kebenaran) tercantum dalam (Q.S 7:181)
  • Mencintai Allah, dan Allah akan mencintai mereka (Q.S 5:54)
  • Pemuda harus saling melindungi (Q.S 9:71)
  • Pemuda harus memenuhi janji (Q.S. 13: 20)
  • Pemuda tidak boleh memiliki keraguan untuk berkorban diri dan harta (Q.S 49:15)
Sahabat-sahabat kita adalah pemuda, masa depan negeri ini ada ditangan kita. Perubahan ada di tangan kita maka mari kita mencari ilmu, membina diri untuk memperkokoh keyakinan dan membina fisik agar sehat dan kuat. Agar kita bisa mengelola dan merubah masa depan.
21:25 | 0 comments | Read More

Perguruan Tinggi Ikatan Dinas dengan Beasiswa Penuh: Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

Sahabat Mentari,

Kali ini Situs YPR Mentari Cianjur bakal share Tentang Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG), dimana jenis Sekolah Ikatan Dinas ini kurang lebih buat kamu-kamu yang senang dengan pengamatan cuaca, suhu dan kondisi alam. Tapi catet yah, kamu harus baca dulu ketentuan terkait Sekolah Ikatan Dinas (bisa baca ini dulu: Perguruan Tinggi Ikatan Dinas dengan Beasiswa Penuh: Sekolah Tinggu Ilmu Statistik).
Untuk detail terkait Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ini ... baca sampe beres yah ^_^

Di STMKG bisa memilih Program Studi yang diminati, diantaranya adalah :
  • Program studi meterorologi
  • Program studi klimatologi,
  • Program studi geofisika, dan 
  • Program studi instrumentasi
Program pendidikan yang dilaksanakan adalah selama 8 semester. Apabila dalam menempuh pendidikan tersebut calon Taruna melakukan pelanggaran disiplin, moral, etika, atau tidak mencapai Indek Prestasi Komulatif (IPK) yang ditentukan, maka calon taruna bisa dinyatakan gugur dalam masa pendidikannya.

Untuk bisa melakukan pendaftaran menjadi calon taruma STMKG, maka harus memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut :

Persyaratan Pendaftaan PTB STMKG
  1. Pria/Wanita, Warga Indonesia, Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, diutamakan tidak berkacamata (Maks -1)
  2. Usia minimal 17 tahun dan maksimal 23 tahun
  3. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan
  4. Bebas narkoba (dilakukaan saat tes kesehatan)
  5. Lulus SMA/Madrasah Aliyah (MA) jurusan IPA, atau SMK dengan kompetensi keahlian Tekhnik Elektronika Industri, Tekhnik Mekatronika, Teknik Jaringan Akses, Teknik transmisi telekomunikasi rekaya perangkat lunak atau komputer dan jaringan
  6. Lulusan SMK dengan kompetensi keahlian pada No. 5 tersebut hanya dapat mendaftar untuk jurusan instrumentasi. Kompetensi keahlian selain tersebut pada no. 5 tidak akan diterima
  7. Nilai kognitif untuk Fisika, Matematika, dan bahasa inggris Kelas XII semester 1 semester 2 masing-masing minimal 70 (bukan hasil pembulatan atau hasil rata-rata)
  8. Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain
  9. Tinggi badan minimal 163 cm untuk pria, dan 155 cm untuk wanita dengan berat badan seimbang
  10. Bersedia bekerja di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sesuai dengan ketentuan yang berlaku sejak dinyatakan lulus pendidikan, dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
Tata Cara Pendaftaran PTB STMKG
  • Buka alamat website PTB STMKG, yaitu http://ptb.stmkg.ac.id
  • Klik tombol "pendaftaran"
  • Jika anda belum pernah mendaftar sebelumnya, isilah nama anda, email, nomor handphone, dan kode captcha yang anda.
  • Jika telah terisi, klik tombol "daftar".
  • Anda akan mendapatkan SMS dan email yang berisi nomor pembayaran biaya pendaftaran
  • Lakukan pembayaran di Bank BNI dengan biaya pendaftaran sebesar Rp. 75.000,-
  • Pada bukti pembayaran atau struk ATM terdapat nomor tagihan atau nomor registrasi. Gunakan nomor pembayaran dan  nomor tagihan atau nomor registrasi tersebut untuk mengisi biodata anda.
  • Login kembali ke http://ptb.stmkg.ac.id
  • Klik tombol "Isi Biodata" untuk melakukan registrasi.
  • Login menggunakan nomor pembaaran atau nomor PIN yang telah anda dapatkan dari Bank
  • Isilah biodata diri anda dengan lengkap dan benar sampai dengan mencetak kartu tanda peserta.
  • Ikuti proses ujian seleksi sampai selesai.
Jenis Seleksi PTB STMKG
  • Tes Kompetensi Dasar (TKD)
  • Tes kemampuan akademik (TKA) untuk mata pelajaran Fisika, Matematika, dan Bahasa inggris (bagi yang telah dinyatakan lulus TKD)
  • Wawancara (Bagi yag dinyatakan lulus TKA)
  • Tes kesehatan melalui pemeriksaan kesehatan oleh RSUD setempat (Bagi yang dinyatakan lulus wawancara)
Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes kemampuan akademik (TKA) dilakukan menggunakan sistem Computer Assited Test (CAT). Kedua tes tersebut dilakukan d 14 Kantor Regional BKN dan BKD, yaitu :
  • BKN Regional Yogyakarta
  • BKN Regional Surabaya
  • BKN Regional Bandung
  • BKN Regional Makassar 
  • BKN Pusat Jakarta
  • BKN Regional Medan
  • BKN Regional Palembang 
  • BKN Regional Banjarmasin
  • BKN Regional Jayapura
  • BKN Regional Denpasar
  • BKN Regional Manado
  • BKN Regional Pekanbaru
  • BKD Regional Sofifi (Maliku Utara)
  • BKD Regional Ambon
Kriteria Penerimaan PTB STMKG
  • Memenuhi semua persyaratan yang telah disebutkan di atas
  • Lulus ujian nasional SMA / MA / SMK
  • Memiliki ijazah SMA / MA / SMK
  • Lulus Tes Kompetensi Dasar (TKD)
  • Lulus Tes kemampuan akademik (TKA)
  • Lulus Tes Wawancara dan Tes kesehatan
Untuk update terbaru penerimaan Taruna baru 2016/2017 bisa pantengin Link berikut ini: ptb.stmkg.ac.id
15:32 | 0 comments | Read More

Perguruan Tinggi Ikatan Dinas dengan Beasiswa Penuh: Sekolah Tinggu Ilmu Statistik

Sahabat Mentari ...

Buat kamu-kamu yang sudah Kelas XII dan tertarik dengan Sekolah Dinas dimana selama belajar mendapat Beasiswa Penuh maka bisa memilih salah satu Kampus yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS). Tapi untuk Sekolah jenis Ikatan Dinas seperti ini kamu perlu tahu aturannya dan konsekuensinya jika nanti diterima dan lulus.

JALUR SELEKSI

Tahun ini STIS menerima mahasiswa baru melalui 2 jalur, yaitu Jalur Ikatan Dinas dan Jalur Tugas Belajar Instansi Non BPS.
Jalur Ikatan Dinas merupakan jalur seleksi untuk lulusan SMA/MA jurusan IPA yang setelah lulus pendidikan di STIS akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan III/a, untuk selanjutnya ditempatkan di unit kerja BPS di seluruh Indonesia sampai tingkat kabupaten/kota. Selama masa pendidikan, mahasiswa tidak dikenakan biaya pendidikan. Mahasiswa mendapatkan tunjangan ikatan dinas sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Mahasiswa memiliki ikatan dinas selama dan setelah lulus dari pendidikan di STIS, yaitu wajib bekerja di lingkungan BPS sesuai dengan penempatanya di seluruh Indonesia selama dua kali masa pendidikan secara berturut-turut.

PERSYARATAN

  1. Sehat jasmani dan rohani (dapat dan layak bekerja dan beraktivitas, baik di dalam ruangan maupun di lapangan), tidak buta warna, dan bebas narkoba.
  2. Lulus Ujian Nasional SMA/MA Jurusan IPA.
  3. Nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 7.00 (bukan hasil pembulatan/rata-rata) pada kelas XII semester I, atau pada semester sebelumnya saat terakhir menyelesaikan mata pelajaran tersebut jika diterapkan sistem SKS.
  4. Bersedia mematuhi peraturan STIS.
  5. Umur tidak lebih dari 22 tahun pada 1 Oktober.
  6. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan.
  7. Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instasi lain.
  8. Bersedia menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID).
  9. Setelah lulus, bersedia ditempatkan di unit kerja BPS di seluruh Indonesia sampai dengan tingkat kabupaten/kota.

TAHAPAN SELEKSI

Seleksi akan dilaksanakan dalam tiga tahap:
  1. Tahap 1 yaitu tes tertulis. Materi yang akan diujikan dalam tes tertulis yaitu Matematika, Bahasa Inggris, dan Pengetahuan Umum. 
  2. Tahap 2 yaitu psikotes.
  3. Tahap 3 yaitu wawancara dan tes kesehatan. 
Tiap-tiap tahapan tes diselenggarakan di masing-masing ibukota propinsi di seluruh Indonesia.

Nah untuk penerimaan Mahasiswa baru tahun ajarang 2016/2017 pantengin aja Website-nya di
http://stis.ac.id/spmb

Selamat Mencoba ... ^_^
15:14 | 0 comments | Read More