Powered by Blogger.

Mantan Ketum Gafatar: Kami Sudah Keluar dari Islam

Written By Yayasan Peduli Remaja Mentari on Tuesday, January 26, 2016 | 20:41

Bagi pengikut Gafatar yang mengaku masih Islam, simak ini... bahwa mantan Pimpinan Gafatar sudah mengakui Gafatar sudah keluar dari Islam. Masih bertahan di Gafatar?

JAKARTA -- Mantan ketua umum Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) periode 2011-2015 Mahful Tumanurung mengklaim bahwa Majelis Ulama Indonesia salah alamat dalam melabelkan sesat pada anggota Gafatar. Sebab, kata dia, ajaran-ajaran Gafatar bukanlah bagian dari agama Islam sehingga tidak bisa dikatakan menyimpang.

“Kami menyatakan sikap telah keluar dari keyakinan atau paham keagamaan Islam mainstream dan tetap berpegang teguh pada paham Millah Abraham sebagai jalan kebenaran tuhan, seperti yang telah diikuti dan diajarkan oleh para nabi dan rasul Allah,” kata Mahful Tumanurung dalam jumpa pers di gedung LBH Jakarta, Selasa (26/1).

Menurut dia, Gafatar diilhami dari ajaran-ajaran para nabi sebagaimana yang diyakini agama Islam. Namun, Gafatar tidak hanya mengakui kesucian Alquran, tapi juga Taurat dan Injil. (MUI Nilai Gafatar Berbahaya Bagi NKRI).

Mahful melanjutkan, Gafatar menjadikan pendiri gerakan Alqiyadah Ahmad Musaddeq sebagai sumber inspirasi. Meskipun begitu, dia mengklaim Musaddeq bukanlah bagian dari keorganisasian Gafatar.

Pascapenyerangan terhadap warga eks-Gafatar di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, serta di Samboja, Kalimantan Timur, Mahful mengimbau semua pengikut ajaran Gafatar untuk tetap mengutamakan kedamaian. Dia juga mendesak kepolisian untuk memberi jaminan keamanan bagi warga eks-Gafatar serta mengusut tuntas kasus perusakan tersebut. (Republika Online)

0 comments:

Post a Comment